Dahnil Jelaskan Skema War Ticket Haji, Pastikan Masih Sebatas Wacana

kompas.tv
11 jam lalu
Cover Berita
Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak (kiri) dengan Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo (kanan) berfoto bersama di Kantor Kemenhaj, Jakarta, Kamis (9/4/2026). (Sumber: Divisi Humas Polri)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak menjelaskan skema war ticket dalam penyelenggaran haji yang diusulkan Menhaj Irfan Yusuf. Menurutnya, skema war ticket haji masih sebatas wacana dan tengah dikaji.

Dahnil menyatakan skema war ticket diproyeksikan untuk dijalankan berdampingan dengan mekanisme antrean haji yang berlaku. Menurutnya, skema ini bisa diberlakukan jika Arab Saudi menambah kuota haji.

“Ke depan itu kalau Saudi membuka kuotanya dalam jumlah besar, kita akan buka dua skema," kata Dahnil dalam penutupan rakernas Kemenhaj di Tangerang, Banten, Jumat (10/4/2026).

"Pertama adalah skema antrean yang sudah ada. Skema yang kedua adalah skema yang istilah digunakan oleh Pak Menteri (Irfan Yusuf) itu adalah war ticket."

Dahnil mengatakan sekma war ticket yang diusulkan menjadi salah satu rumusan transformasi perhajian agar pemerintah bisa memperpendek masa tunggu haji yang rata-rata 26,4 tahun.

Baca Juga: Diperiksa KPK, Pengusaha Rokok Haji Her Mengaku Tak Kenal Tersangka Kasus Korupsi Bea Cukai

Politikus Partai Gerindra itu mengatakan, pemerintah bersama DPR nantinya akan menetapkan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) berdasarkan perhitungan riil tanpa subsidi dari dana pengelolaan keuangan haji.

“Misalnya ditetapkan Rp200 juta per orang, maka itu menjadi biaya yang dibayar penuh oleh jamaah yang memilih skema ini (war ticket),” katanya.

Dahnil menyebut jemaah dari skema war ticket nantinya akan berbeda dari haji reguler. Sebab, skema ini tidak menggunakan subsidi dari nilai manfaat dana kelolaan haji.
Bagi jemaah war ticket, seluruh biaya disebutnya ditanggung langsung oleh jemaah sesuai nilai riil penyelenggaraan yang ditetapkan pemerintah.

“Semua dibayar penuh oleh jamaah, tanpa nilai manfaat seperti pada skema reguler,” kata Dahnil dikutip Antara.

Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Desy-Afrianti

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV

Tag
  • war ticket haji
  • skema war ticket haji
  • dahnil anzhar simanjuntak
  • penambahan kuota haji
  • haji 2026
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Saham Konglo Rebound Tajam Pekan Ini di Tengah Kabar HSC, FTSE, hingga Gencatan Senjata
• 13 jam laluidxchannel.com
thumb
Prabowo Kunjungi Rusia Pekan Ini, Bakal Temui Putin Bahas Geopolitik dan Energi
• 8 jam laluliputan6.com
thumb
Menteri Dody Tegaskan WFH ASN Tidak Berlaku di Kementerian PU karena Tugas Lapangan dan Penanganan Bencana
• 16 jam lalupantau.com
thumb
Pelni catat layani 652.271 penumpang selama Angkutan Lebaran 2026
• 4 jam laluantaranews.com
thumb
Ini Sosok Polisi Penyelamat Anak Kejang yang Sempat Ditolak Masuk RS Karena Tak Punya BPJS
• 19 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.