Penulis: Ridho Dwi Putranto
TVRINews, Jakarta
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menghadiri sekaligus membuka Musyawarah Nasional (Munas) XVI Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) periode 2026–2030. Acara tersebut berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu, 11 April 2026.
Presiden Prabowo tiba di lokasi sekitar pukul 13.30 WIB dengan penampilan khas mengenakan setelan beskap hitam dipadu peci hitam.
Kedatangan Kepala Negara disambut langsung oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir yang kemudian mendampinginya menuju ruang utama pembukaan Munas.
Suasana khidmat dan gagah menyelimuti ruangan saat Presiden memasuki area acara. Para pendekar yang hadir secara serentak mengenakan pakaian sakral kebesaran silat sebagai bentuk penghormatan tertinggi kepada orang nomor satu di Indonesia tersebut.
Sejumlah pejabat tinggi negara tampak hadir mendampingi Presiden dalam agenda penting bagi dunia bela diri nasional ini. Di antaranya adalah Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak, Menlu Sugiono, Mensesneg Prasetyo Hadi, Seskab Letkol Teddy Indra Wijaya, Mendiktisaintek Brian Yuliarto, hingga Kepala Bakom RI Angga Raka Prabowo.
Munas XVI ini merupakan momentum krusial bagi organisasi IPSI. Sebagai informasi, Prabowo Subianto telah menjabat sebagai Ketua Umum IPSI sejak tahun 2004, menggantikan tokoh silat legendaris Eddie Mardjoeki Nalapraya.
Presiden Prabowo tercatat telah memimpin induk organisasi pencak silat tanah air tersebut selama lima periode berturut-turut. Munas tahun ini diagendakan untuk menentukan arah kebijakan organisasi ke depan sekaligus pemilihan kepengurusan baru untuk masa bakti 2026–2030.
Pencak silat di bawah kepemimpinan Prabowo terus didorong menjadi olahraga prestasi dunia, dengan ambisi besar untuk dapat dipertandingkan secara resmi di ajang Olimpiade.
Editor: Redaksi TVRINews





