Wapres AS JD Vance Tiba di Pakistan untuk Negosiasi dengan Iran

idxchannel.com
3 jam lalu
Cover Berita

Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) JD Vance tiba di Pakistan pada Sabtu (11/4/2026) untuk melakukan pembicaraan dengan Iran.

Wapres AS JD Vance Tiba di Pakistan untuk Negosiasi dengan Iran. (Foto: Freepik)

IDXChannel - Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) JD Vance tiba di Pakistan pada Sabtu (11/4/2026) untuk melakukan pembicaraan dengan Iran.

Presiden AS Donald Trump menunjuk Vance untuk memimpin  negosiasi dengan Iran di ibu kota Pakistan, Islamabad, hari ini.

Baca Juga:
Wall Street Dibuka Fluktuatif, Pasar Hati-Hati Menanti Negosiasi AS-Iran

Tim negosiator AS juga mencakup antara lain Utusan Khusus Steve Witkoff dan menantu Trump, Jared Kushner.

"Kami menantikan negosiasi ini," kata Vance kepada wartawan sebelum berangkat dari AS ke Pakistan, dilansir dari BBC.

Baca Juga:
Harga Emas Dunia Naik Sepekan, Pasar Masih Cermati Isu AS-Iran

"Jika mereka bermain-main, kami tidak akan menerimanya," ujarnya.

AS dan Iran menyepakati gencatan senjata selama dua minggu pekan ini. Pertemuan hari ini diharapkan dapat menghasilkan perjanjian yang permanen.

Baca Juga:
Harga CPO Tergelincir di Tengah Kekhawatiran Produksi Lampaui Permintaan

AS-Israel menyerang Iran pada akhir Februari lalu, memicu perang yang mengguncang Timur Tengah dan mengerek harga minyak.

Penutupan Selat Hormuz dan operasi militer Israel di Lebanon diperkirakan menjadi isu utama, begitu pula program nuklir Iran. (Wahyu Dwi Anggoro)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Selamatkan Rp370 Triliun dari Penertiban Hutan, Seskab Teddy: Bukti Nyata Presiden Berantas Korupsi
• 11 jam laluokezone.com
thumb
Ribuan Bonek bakal Geruduk Jakarta, Ketum Jakmania Beri Kata-kata Berkelas Jelang Laga Persija Vs Persebaya
• 19 jam lalutvonenews.com
thumb
GIICOMVEC 2026 Dibuka untuk Umum, Pamer Inovasi Kendaraan Komersial Modern
• 1 jam lalumedcom.id
thumb
Kompak Jaga Layanan, Pelabuhan Pangkal Balam Perkuat Komitmen Bersama dengan Mitra
• 9 jam laluharianfajar
thumb
Seskab Teddy Salahkan Pengamat, Beberkan Data 96 Juta Rakyat Masih Pro Prabowo
• 21 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.