Tiga ABK Indonesia Korban Ledakan MV Gold Autumn Dipulangkan 12 April 2026

suarasurabaya.net
8 jam lalu
Cover Berita

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menyebut, tiga anak buah kapal (ABK) asal Indonesia yang berada di kapal MV Gold Autumn, akan kembali ke Tanah Air pada Minggu (12/4/2026).

Sebelumnya, diketahui bahwa kapal tersebut menjadi korban ledakan di perairan Laut Arab. Ketiga kru yang berasal dari Indonesia dinyatakan selamat dan saat ini berada di Karachi, Pakistan.

“Perwakilan RI memastikan ketiga WNI telah memperoleh tiket penerbangan kembali ke Indonesia yang disediakan oleh agen kapal. Mereka direncanakan akan kembali ke Tanah Air pada 12 April 2026,” ucap Heni Hamidah Plt. Direktur Pelindungan Warga Negara Indonesia (PWNI) Kemlu RI, Sabtu (11/4/2026).

Melansir Antara, peristiwa ledakan kapal tersebut terjadi pada Selasa (7/4/2026) dan telah ditindaklanjuti oleh Direktorat PWNI Kemlu dan perwakilan RI di Pakistan untuk mendapat informasi mengenai tiga ABK WNI.

Saat ini proses investigasi masih terus dilakukan oleh otoritas setempat sehingga belum diketahui sumber ledakan maupun pihak yang bertanggung jawab atas insiden tersebut.

Kemlu dan perwakilan RI di Pakistan melalukan pantauan intensif terhadap perkembangan situasi dan memastikan ketiga ABK WNI tersebut mendapat perlindungan maksimal.

Kemlu RI juga menyampaikan apresiasi pada otoritas Pakistan atas bantuannya dalam penanganan dan penyelamatan kemanusiaan kepada awak kapal.

Sebagai informasi, sebanyak 22 kru berada di kapal MV Gold Autumn yang berasal dari China, Banglades, Myanmar, Vietnam, dan Indonesia.

Nahkoda memerintahkan para kru untuk meninggalkan kapal setelah ledakan terjadi. Kru sempat terombang-ambing menjauh dari kapal sebelum akhirnya diselamatkan oleh kapal MV Yunis yang sedang melintas.

Pada Rabu (8/4/2026), kapal MV Yunis menghubungi kapal patroli Angkatan Laut Pakistan sehingga pengevakuasian terhadap seluruh korban dapat dilakukan.

Konsulat Jenderal RI (KJRI) Karachi mengatakan MV Gold Autumn merupakan kapal dengan bendera Panama yang dioperasikan oleh perusahaan China.

Kapal itu sedang berlayar dari Shanghai menuju Oman, sementara ledakan terjadi ketika kapal telah berada sekitar 200 mil laut (sekitar 370 kilometer) di lepas pantai Pakistan.

Ledakan tersebut menimbulkan kerusakan signifikan pada kapal dan gangguan terhadap sistem operasional kapal.

Melalui insiden ini, pemerintah Indonesia mengimbau seluruh WNI yang bekerja di sektor pelayaran internasional agar selalu meningkatkan kewaspadaan serta memastikan untuk menghubungi perwakilan RI terdekat di situasi darurat. (ant/vve/saf/faz)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Cerita Anak Try Sutrisno Soal Privilege: Begitu Sebut Nama, Langsung Dapat | ROSI
• 9 jam lalukompas.tv
thumb
Balita Nangis saat Sikat Gigi, Ini Cara Menghadapinya!
• 13 jam lalukumparan.com
thumb
KPK Amankan Adik Bupati Tulungagung saat OTT, Langsung Diboyong ke Jakarta
• 9 jam laluviva.co.id
thumb
Arsenal Takluk 1-2 dari Bournemouth di Emirates, Posisi Puncak Klasemen Tetap Aman
• 4 jam lalupantau.com
thumb
Tabrak Pembatas Flyover, Pelajar di Tangerang Meninggal Dunia
• 11 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.