Presiden Prabowo Tegaskan Pencak Silat Cerminkan Kepribadian Bangsa dan Perkuat Ketahanan Nasional

pantau.com
5 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pencak silat memiliki peran penting dalam membentuk ketangguhan fisik, karakter, serta jati diri nasional Indonesia dalam Musyawarah Nasional XVI Ikatan Pencak Silat Indonesia di Jakarta, Sabtu, 11 April 2026.

Presiden menyampaikan bahwa pencak silat tidak hanya sekadar olahraga atau seni bela diri, tetapi mencerminkan kepribadian bangsa Indonesia secara menyeluruh.

"Pencak silat ya olahraga. Pencak silat olahraga, pencak silat seni bela diri, ya benar. Pencak silat, tapi lebih dari itu, pencak silat mencerminkan kepribadian bangsa Indonesia," ungkapnya.

Nilai Kesatria dan Pembentukan Karakter

Presiden menjelaskan bahwa kekuatan sejati dalam pencak silat tidak hanya terletak pada kemampuan fisik, tetapi juga pada kedalaman ilmu yang disertai kerendahan hati.

Ia menekankan bahwa nilai kesatria dalam pencak silat mengajarkan keberanian untuk melindungi, bukan untuk kesombongan atau penyalahgunaan kekuatan.

"Hampir semua perguruan di pencak silat dan saya kira di semua bela diri dunia yang saya ikuti dan semua guru mengajarkan ilmu ini adalah untuk membela diri, membela keluargamu, membela desamu, membela masyarakatmu, membela bangsamu," ujarnya.

Presiden menilai pembinaan pencak silat berkontribusi langsung dalam menciptakan masyarakat yang tangguh dan stabil di berbagai daerah.

Ia menambahkan bahwa jika setiap desa dan kecamatan memiliki masyarakat yang kuat, stabil, dan tenang, maka Indonesia akan menjadi bangsa yang kuat.

Sejarah dan Ketahanan Budaya

Dalam perspektif sejarah, Presiden mengingatkan bahwa Indonesia telah menghadapi berbagai tantangan dari kekuatan asing selama ratusan tahun.

Ia mengungkapkan bahwa pada masa penjajahan, pencak silat sempat dilarang namun tetap dilestarikan secara sembunyi-sembunyi oleh para guru.

"Waktu itu pencak silat dilarang. Tidak boleh belajar pencak silat. Akhirnya pencak silat dilatih malam-malam oleh guru-guru kita. Malam-malam di bukit-bukit, di gunung-gunung, di surau-surau," jelasnya.

Pernyataan Presiden ini menegaskan bahwa pencak silat merupakan warisan budaya hidup yang berperan dalam pembentukan karakter, persatuan, dan ketahanan nasional di tengah dinamika global.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Negara yang Mengalami Kenaikan BBM Tertinggi Imbas Perang AS - Iran
• 15 jam lalubeautynesia.id
thumb
Samator Bangkit Tekuk Garuda Jaya 3-1, Akhiri Puasa Kemenangan di Final Four Proliga 2026
• 16 jam laluviva.co.id
thumb
Wamenhaj Minta ‘War Tiket’ Haji Tak Jadi Polemik: Momentum Refleksi-Perbaikan
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
OTT Bupati Tulungagung, KPK Tangkap 16 Orang
• 20 jam lalukompas.tv
thumb
Pelatih Persib Bojan Hodak Superior atas Bali United: Tidak Pernah Ternoda Lawan Serdadu Tridatu!
• 10 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.