Dua Tanker Pertamina Masih Tertahan di Selat Hormuz, Ini Kata Dubes Iran

idxchannel.com
3 jam lalu
Cover Berita

Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi angkat suara ihwal nasib kapal tanker Pertamina.

Dua Tanker Pertamina Masih Tertahan di Selat Hormuz, Ini Kata Dubes Iran. (Foto: Inews Media Group)

IDXChannel - Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi angkat suara ihwal nasib kapal tanker Pertamina yang masih tertahan di Selat Hormuz. Ia mengatakan, kondisi Selat Hormuz saat ini sedang tidak biasa.

"Terkait dengan Teluk Persia dan Selat Hormuz saat ini tidak dalam kondisi biasa. Sebagaimana kita ketahui saat ini yang terjadi di sana memiliki kesensitivitasan saat masa perang," ucap Boroujerdi saat ditemui di Kampus Paramadina, Jakarta Timur, Sabtu (11/4/2026).

Baca Juga:
Dua Kapal Pertamina Belum Bisa Lalui Selat Hormuz, Bahlil Bilang Begini

Atas dasar itu, Boroujerdi mengatakan, ada protokol ketat yang ditetapkan oleh penjaga keamanan dan tentara Iran di Selat Hormuz.

"Dan pada masa perang ini tentunya juga ada beberapa protokol yang harus dilalui terkait lewatnya kapal-kapal dari Selat Hormuz," kata Boroujerdi.

Baca Juga:
Jepang Akan Kembali Lepas Cadangan Minyak Imbas Selat Hormuz Masih Lumpuh

"Di antaranya adalah bernegosiasi dengan pihak yang terkait, pihak penjaga keamanan dari Republik Islam Iran, yang semuanya harus melalui protokol tersebut," ucap Boroujerdi.

Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan, saat ini pemerintah masih berupaya berkomunikasi agar kapal milik PT Pertamina International Shipping (PIS) bisa melalui Selat Hormuz. 

Baca Juga:
Tugu Insurance (TUGU) Proteksi Penuh Dua Kapal Pertamina yang Tertahan di Selat Hormuz

Setidaknya ada dua kapal milik Pertamina yang saat ini belum dapat melewati Selat Hormuz, yakni kapal VLCC Pertamina Pride dan Gamsunoro. Keduanya mengangkut minyak dan gas, untuk pemenuhan kebutuhan energi di dalam negeri.

"Kita lagi sedang berkomunikasi terus ya," ujar Bahlil saat ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, ditulis Sabtu (11/4/2026).

Pada kesempatan yang berbeda, Pjs Corporate Secretary PIS Vega Pita mengatakan pihaknya masih melakukan komunikasi intensif bersama Kementerian Luar Negeri untuk mengeluarkan dua kapal tersebut.

"Bersama dengan Kemlu, PIS terus memantau perkembangan 24/7 dan membahas persiapan teknis agar kedua kapal dapat melintasi Selat Hormuz dengan aman," ujarnya dalam keterangan resmi.  (Wahyu Dwi Anggoro)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Polisi Tangkap 1 Pemeras Ahmad Sahroni Rp 300 Juta yang Ngaku Pegawai KPK
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Terkait Dugaan Pemerasan
• 7 jam laluokezone.com
thumb
Santri di Karanganyar Sambut Program MBG, Harapan dan Semangat Baru di Pesantren
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Bahlil: Kita Tidak Membesarkan Defisit APBN dengan Kenaikan Harga Minyak
• 16 jam laluidxchannel.com
thumb
Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya
• 18 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.