TABLOIDBINTANG.COM - Dokter spesialis urologi Prof. dr. Ponco Birowo kembali menunjukkan keahliannya dalam bidang urologi robotik. Terbaru, ia menangani tindakan pengangkatan sekaligus penghancuran batu ginjal yang dialami komika Rigen Rakelna di RS Mandaya Royal Puri menggunakan teknologi robotik Zamenix, yang diklaim sebagai satu-satunya di Asia Tenggara.
Zamenix merupakan robot dengan lengan fleksibel yang mampu memecah sekaligus mengangkat batu ginjal tanpa memerlukan sayatan. Teknologi ini dilengkapi kamera beresolusi tinggi untuk mendeteksi batu di area sulit dijangkau, serta laser Thulium yang menghancurkan batu menjadi fragmen halus. Selain itu, alat penjepit khusus membantu mengangkat sisa pecahan batu secara optimal.
Keunggulan lainnya, sistem ini menggunakan endoskopi berdiameter kecil sekitar 2,8 mm yang memungkinkan akses langsung ke ginjal melalui saluran kemih tanpa perlu membuat “lubang” pada tubuh pasien.
Keberhasilan prosedur ini tercermin dari pengalaman Rigen. Komika bernama asli Muhammad Rizki Rakelna itu telah mengidap batu ginjal selama sekitar empat tahun, namun sempat menunda operasi karena takut dengan prosedur konvensional yang memerlukan sayatan.
Setelah mendapat penjelasan dari Prof. Ponco terkait metode minimal invasif berbasis robotik, Rigen akhirnya mantap menjalani tindakan tersebut.
“Prof Ponco seru, baik, dan komunikatif. Penjelasannya juga mudah dipahami, jadi bikin saya lebih tenang,” ujar Rigen.
Ia juga mengaku sebelumnya khawatir karena membayangkan operasi dengan metode lama yang mengharuskan pembuatan lubang di punggung. Namun, prosedur robotik yang dijelaskan sebagai tindakan dengan anestesi total membuatnya lebih yakin.
Hasilnya, proses pemulihan berlangsung cepat. Hanya satu hari setelah tindakan, Rigen sudah dapat kembali beraktivitas tanpa keluhan berarti.
Rekam Jejak Prof. Ponco di Urologi Robotik
Prof. Ponco dikenal sebagai salah satu pelopor pengembangan bedah urologi robotik di Indonesia. Ia aktif mengintegrasikan teknologi canggih dalam praktik klinis, khususnya untuk penanganan penyakit ginjal dan prostat dengan pendekatan minimal invasif.
Pada 2024, ia terlibat dalam operasi telerobotik jarak jauh secara real-time antara Bali dan Jakarta—sebuah pencapaian penting dalam dunia medis Tanah Air.
Tak hanya itu, bersama tim di RS Mandaya Royal Puri, ia juga berhasil melakukan transplantasi ginjal pertama di rumah sakit tersebut dengan hasil optimal.
RS Mandaya Perkuat Posisi sebagai Pusat Ginjal dan Prostat
Melalui pemanfaatan teknologi seperti Zamenix, RS Mandaya Royal Puri terus memperkuat posisinya sebagai pusat layanan urologi modern di Indonesia. Pendekatan minimal invasif yang dihadirkan memungkinkan tindakan lebih presisi, minim risiko, serta mempercepat pemulihan pasien.
Selain Zamenix, rumah sakit ini juga dilengkapi sistem robotik lain seperti da Vinci Xi untuk operasi ginjal dan kanker prostat, serta MonaLisa untuk biopsi prostat yang lebih akurat.
Berbagai terapi modern turut tersedia, mulai dari Rezum untuk pembesaran prostat jinak hingga terapi Lutetium-177 untuk kanker prostat stadium lanjut melalui kedokteran nuklir.
Dengan fasilitas lengkap dan teknologi mutakhir, RS Mandaya menegaskan perannya sebagai pusat layanan ginjal dan prostat yang komprehensif di Indonesia.




