Kemenhub Dukung Teknologi Keselamatan Kendaraan untuk Kurangi Kecelakaan

republika.co.id
3 jam lalu
Cover Berita
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyatakan kesiapan untuk mengadopsi teknologi keselamatan kendaraan guna meningkatkan perlindungan pengguna jalan dan menekan angka kecelakaan, khususnya sepeda motor, di Indonesia. Yusuf Nugroho, Direktur Sarana dan Keselamatan Transportasi Jalan Ditjen Perhubungan Darat Kemenhub, menegaskan bahwa pemerintah mendukung penerapan teknologi keselamatan yang berkembang di tingkat global.

“Pemerintah terbuka terhadap penerapan teknologi keselamatan yang berkembang secara global,” kata Yusuf dalam sebuah diskusi di Jakarta, Sabtu.

Yusuf menekankan pentingnya fitur keselamatan pada kendaraan untuk memitigasi kesalahan manusia. Teknologi ini sangat krusial mengingat sepeda motor dan kendaraan kecil mendominasi lalu lintas di Indonesia. Meskipun demikian, ia mengakui bahwa kerangka regulasi dan kebijakan saat ini masih perlu dipertajam agar implementasi teknologi keselamatan dapat berjalan optimal.

Menurut studi Pusat Pengujian, Pengukuran, Pelatihan, Observasi, dan Layanan Rekayasa Universitas Indonesia (POLAR UI), sistem pengereman yang lebih stabil berpotensi menyelamatkan hingga 8.000 jiwa per tahun. Beberapa negara di ASEAN dan India telah menerapkan teknologi keselamatan sepeda motor sebagai standar minimum, sementara Indonesia masih dalam tahap pengembangan meskipun urgensinya kian meningkat.

Rio Octaviano, Ketua Dewan Pengawas Road Safety Association (RSA) Indonesia, menyoroti bahwa setiap jam, dua hingga tiga orang meninggal di jalan raya, mayoritas pengendara sepeda motor. Ia menekankan perlunya intervensi serius segera, mengingat kecelakaan sering terjadi dalam kondisi jalan yang dianggap aman.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Rio menilai bahwa Indonesia sudah memiliki kerangka lima pilar keselamatan jalan, namun implementasinya belum seimbang, terutama pada pilar teknologi kendaraan. Ia menegaskan bahwa penguatan aspek kendaraan harus dilihat sebagai upaya melindungi, bukan membebani.

Praktisi keselamatan jalan dari ASEAN NCAP, Adrianto Sugiarto, menambahkan bahwa 46 persen kecelakaan di Asia Tenggara melibatkan sepeda motor. Dengan hampir 40 persen populasi ASEAN, Indonesia menjadi kontributor terbesar di kawasan. "Mengubah perilaku ratusan juta masyarakat membutuhkan waktu panjang. Sementara itu, nyawa terus melayang di jalan setiap hari. Dalam kondisi ini, teknologi menjadi salah satu langkah relevan untuk menekan fatalitas korban," ujar Adrianto.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : antara
@font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ibas: Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Jadi Wadah Mengasah Generasi Cerdas, Berkarakter & Berbudaya
• 7 jam lalujpnn.com
thumb
Liverpool Vs Fulham: Salah Kembalikan The Reds ke Jalu Kemenangan
• 2 jam lalumedcom.id
thumb
Insanul Fahmi Ingin Bisa Lebih Dekat Lagi dengan Anak
• 18 jam lalukumparan.com
thumb
Menuju Pentas Asia: Transformasi Mental dan Gemblengan Eropa Ala Kurniawan Dwi Yulianto di Timnas Indonesia U-17
• 20 jam lalubola.com
thumb
Wamen Dahnil Tutup Rakernas Haji: Masa Tunggu Disetarakan Jadi 26 Tahun, War Tiket Masih Dikaji
• 19 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.