KCIC Kecam Tindakan Penumpang Tahan Pintu Whoosh: Bisa Bikin Rusak Sarana

viva.co.id
11 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) meminta seluruh penumpang mematuhi aturan keselamatan setelah insiden pintu Kereta Cepat Whoosh ditahan seorang pengguna di Stasiun Padalarang, guna menjaga kelancaran operasional dan kenyamanan perjalanan.

“KCIC berharap seluruh penumpang dapat mengikuti aturan dan arahan petugas serta tidak melakukan tindakan yang membahayakan diri sendiri, mengganggu operasional, maupun merusak sarana Whoosh," kata General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu.

Baca Juga :
Bos Danantara Pastikan Restrukturisasi Utang Whoosh Rampung, Segera Diumumkan
BP BUMN Umumkan Skema Restrukturisasi Utang Whoosh Selesai, Pakai APBN?

Dia menyampaikan hal itu menyikapi penumpang menahan pintu kereta yang sudah mulai menutup karena menyadari ada barang miliknya yang tertinggal di peron.

Ia menegaskan tindakan penumpang yang menahan pintu Kereta Cepat Whoosh di Stasiun Padalarang pada Selasa 7 April 2026 dengan rute Padalarang-Halim menyebabkan sensor pada sistem buka tutup pintu otomatis di kereta terganggu.

Kejadian tersebut memicu keterlambatan perjalanan Whoosh, jadwal pemberangkatan yang seharusnya pada pukul 07.23 WIB baru dapat dilakukan pada pukul 07.25 WIB.

Eva menegaskan bahwa tindakan tersebut tidak dapat dibenarkan dalam kondisi apa pun, sehingga pihaknya mengecam hal yang dilakukan tersebut.

“Kami mengecam tindakan penumpang yang menahan pintu kereta, karena selain melanggar aturan, tindakan tersebut juga sangat berpotensi merusak sarana serta berdampak merugikan ratusan penumpang lain akibat keterlambatan keberangkatan,” ujar Eva.

Ia menjelaskan setiap rangkaian Whoosh dilengkapi dengan sistem pintu otomatis yang menjadi bagian penting dalam keamanan perjalanan.

Tindakan menahan pintu secara paksa menyebabkan sistem penutupan otomatis tidak berfungsi dan berpotensi menimbulkan risiko kerusakan sarana secara jangka panjang.

Lebih lanjut dia mengatakan KCIC telah menyiagakan petugas di peron dan di dalam kereta untuk memastikan seluruh penumpang telah berada di dalam Whoosh dengan aman sebelum pintu ditutup.

Selain itu, penumpang diharuskan selalu mematuhi arahan dari petugas untuk keselamatan perjalanan.

Seluruh penumpang wajib memperhatikan dan memeriksa kembali barang bawaan sebelum memasuki kereta karena seluruh bawang bawaan penumpang menjadi tanggung jawab pribadi.

Apabila terdapat barang yang tertinggal, tambah Eva, penumpang dapat berkoordinasi dengan petugas di dalam kereta untuk dilakukan penanganan lebih lanjut melalui sistem lost and found milik KCIC.

Baca Juga :
Polisi Beberkan Motif Pengemudi Taksi Online Lecehkan Penumpang di Jakpus, Cuma Iseng
Terungkap Penyebab Whoosh Berhenti Mendadak di Kopo, Ternyata Gegara Seng Masuk Rel
Polisi Tangkap Driver Taksi Online yang Cabuli Penumpangnya, Begini Modusnya

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sabrina Carpenter Jadi Bintang Utama Coachella 2026, Sulap Panggung Bak Broadway
• 7 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Menanti Hasil Positif Perundingan Damai AS-Iran
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
Pembicaraan AS-Iran Lanjut ke Putaran Kedua di Islamabad
• 7 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Pelatih Timor Leste Minta Separuh Doa Masyarakat Indonesia di Piala AFF U-17 2026
• 2 jam lalubola.com
thumb
Pesan Keras Pramono Anung untuk Pelaku Premanisme di Tanah Abang
• 1 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.