Penulis: Fityan
TVRINews – Islamabad
Diplomasi Tingkat Tinggi di Pakistan
Wakil Presiden Amerika Serikat, JD Vance, dijadwalkan segera memberikan keterangan pers usai menggelar negosiasi krusial di Islamabad.
Pertemuan ini menandai babak baru hubungan diplomatik antara Washington dan Teheran.
Delegasi tingkat tinggi yang melibatkan Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, menunjukkan keseriusan kedua belah pihak untuk mengakhiri kebuntuan panjang di Timur Tengah.
Antara Optimisme dan Skeptisisme Trump
Meski para koresponden internasional menyebut ini sebagai "terobosan besar," Presiden Donald Trump justru melontarkan pernyataan dingin.
Trump menegaskan bahwa tercapainya kesepakatan tidak akan memengaruhi posisinya. "Apa pun yang terjadi, kita menang," tegasnya, memberikan tekanan psikologis di tengah meja perundingan yang dimediasi oleh Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif.
Ketegangan di Selat Hormuz
Di balik meja perundingan, situasi di lapangan tetap memanas:
• Aksi Militer: Komando Pusat AS mengonfirmasi dua kapal perusak telah melintasi Selat Hormuz untuk pembersihan ranjau laut.
• Bantahan Teheran: Pihak Iran secara tegas menyangkal klaim aktivitas militer AS di wilayah perairan strategis tersebut.
• Fokus Israel: Sementara itu, PM Benjamin Netanyahu menyatakan keinginannya untuk mencapai kesepakatan damai jangka panjang dengan Lebanon, meski serangan terhadap target Hizbullah masih terus berlanjut.
"Kehadiran delegasi dengan otoritas penuh ini adalah bukti nyata adanya komitmen Washington dan Teheran untuk mulai bicara, bukan sekadar saling ancam."
Editor: Redaksi TVRINews





