Minyak Mentah, CPO, dan Batu Bara Melemah, Nikel Naik Nyaris 1 Persen

kumparan.com
9 jam lalu
Cover Berita

Harga minyak dunia ditutup turun pada penutupan perdagangan pekan ini, Jumat (10/4). Hal ini menjadi penurunan mingguan terbesar sejak 2022 yang disebabkan dimulainya pembicaraan antara Iran dan Amerika Serikat (AS) yang bertujuan untuk mengamankan gencatan senjata permanen.

Dikutip dari Reuters, Minggu (13/4), harga minyak mentah Brent berjangka ditutup turun 72 sen atau 0,8 persen menjadi USD 95,20 per barel atau turun 12,7 persen selama sepekan dan merupakan penurunan mingguan terbesar Brent sejak Agustus 2022.

Sementara harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate AS turun USD 1,30, atau 1,3 persen menjadi USD 96,57 per barel dengan penurunan mingguan sebesar 13,4 persen atau penurunan terbesar sejak April 2020.

Penurunan ini juga terjadi setelah aksi jual tajam menyusul kesepakatan antara Iran dan AS pada hari Selasa untuk gencatan senjata selama dua minggu yang dimediasi oleh Pakistan.

"Isu utama bagi pasar minyak adalah apakah lalu lintas kapal melalui Selat Hormuz akan kembali normal. Sejauh ini, belum ada tanda-tanda hal itu terjadi. Jika pasokan minyak dari Teluk Persia tetap terblokir, harga minyak kemungkinan akan naik lagi," kata analis Commerzbank dalam sebuah catatan pada hari Jumat.

Meski begitu, lalu lintas melalui selat tersebut tetap kurang dari 10 persen dari volume normal karena Iran memperingatkan kapal-kapal untuk tetap berada di perairan teritorialnya.

CPO

Dikutip dari laman resmi Barchart, harga CPO untuk kontrak Mei mengalami penurunan 2,39 persen pada penutupan perdagangan Jumat (10/4). Dengan begitu, harga CPO berada di level MYR 4.500 per ton.

Batu Bara

Serupa, harga batu bara berjangka Newcastle juga mengalami penurunan. Berdasarkan data dari Barchart, harga batu bara untuk kontrak Mei turun 1,89 persen ke level USD 129,90 per ton.

Nikel

Harga nikel justru mengalami kenaikan. Berdasarkan data dari London Metal Exchange, harga nikel menguat 0,90 persen ke level USD 17.241 per ton.

Timah

Harga timah juga menguat 0,63 persen. Berdasarkan data dari London Metal Exchange, saat ini harga timah ada pada level USD 47.987 per ton.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bukan Omdo Doang! Dedi Mulyadi Non Aktifkan Kepala Kantor Samsat Ini Usai Dapat Laporkan Netizen
• 12 jam lalugrid.id
thumb
Prediksi Timnas Futsal Indonesia Vs Thailand di Final Piala AFF 2026: Wujudkan Juara Back to Back
• 11 jam lalubola.com
thumb
8 Film dan Drama Korea Byeon Woo Seok, Terbaru Perfect Crown
• 2 jam lalumedcom.id
thumb
Program MBG Hadirkan Harapan Baru bagi Santri Pesantren Al Mubarok Karanganyar
• 22 jam lalutvrinews.com
thumb
Bank OCBC NISP (NISP) Tebar Dividen Rp1,03 Triliun, Catat Jadwalnya!
• 4 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.