WASHINGTON, KOMPAS.TV - Pernyataan mengejutkan diungkapkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang terkesan meremehkan perundingan damai Iran-AS.
Menurutnya, negosiasi damai yang melibatkan Wakil Presiden JD Vance itu tidaklah terlalu penting.
Pasalnya, ia merasa apapun hasil perundingan tersebut, AS tetap menjadi pemenang dalam perang di Iran tersebut.
“Kita lihat saja apa yang terjadi, mungkin mereka mencapai kesepakatan atau mungkin juga tidak,” ujar Trump di Gedung Putih, Sabtu (11/4/2026), dikutip dari Associated Press.
“Tak masalah (apapun hasilnya). Dari sisi Amerika, kami pemenangnya,” tambah sang presiden.
Meski begitu, Trump mengakui perundingan antara AS-Iran itu berjalan dengan sangat mendalam.
Baca Juga: Menhan Pakistan Sebut Israel Kanker Jelang Perundingan Damai Iran-AS, Kantor Netanyahu Marah
Negosiasi AS-Iran tengah dilakukan di Pakistan sejak Sabtu, setelah dilakukannya gencatan senjata antara kedua belah pihak.
Delegasi AS dipimpin oleh Wapres JD Vance, sedangkan negosiator Iran diketuai oleh Pemimpin Parlemen Mohammad Bagher Ghalibaf.
Dilaporkan, pembicaraan antara AS-Iran telah dilakukan tiga putaran hingga sebelum Subuh, Minggu (12/4/2026) waktu setempat.
Penulis : Haryo Jati Editor : Deni-Muliya
Sumber : Associated Press
- donald trump
- perundingan damai
- iran
- amerika serikat
- as tetap menjadi pemenang
- perang di iran





