Ahmad Sahroni Heran Jadi Target Pemerasan KPK Gadungan: Dipikir Gua Banyak Duit Kali Ya

viva.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, mengaku menjadi korban permintaan uang Rp300 juta oleh oknum yang mengatasnamakan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Ia pun heran mengapa dirinya dijadikan target. Sahroni menduga pelaku menyasar dirinya karena dianggap memiliki banyak uang.

Baca Juga :
Kronologi Lengkap Sahroni Diperas Petugas KPK Gadungan: Pelaku Minta Rp300 Juta, Berujung Ditangkap Tengah Malam
Bupati Gatut Targetkan Rp 5 Miliar Peras 16 Kepala OPD Tulungagung, tapi Cuma Dapat Rp 2,7 Miliar

"Kagak ngarti, dipikir gua banyak duit kali ya, udahlah Sahroni aja lah katanya gitu," ujar Sahroni di Jakarta, Sabtu (11/4/2026).

Selain itu, ia juga menilai namanya yang sempat viral bisa menjadi salah satu alasan dirinya diincar pelaku.

Kasus ini, kata Sahroni, menjadi peringatan serius bagi pejabat maupun masyarakat luas.

Ia mengingatkan agar waspada terhadap berbagai modus penipuan yang mencatut nama lembaga negara.

"Pas kita terbang besok paginya ke kunker ke Bali, saya sampaikan sama teman-teman, teman-teman agak kaget juga, berani juga dia masuk ke gedung DPR gitu. Dan ini sebenarnya buat juga penyampaian informasi kepada semua ruang publik, baik pejabat atau swasta, banyak sekali model penipuan yang mengatasnamakan pimpinan lembaga. Jadi mesti hati-hati kita," katanya.

Ia menegaskan kasus ini harus diproses secara hukum agar memberikan efek jera dan tidak terulang kembali.

"Kayaknya harus melalui proses jalur hukum karena ini harus diadili, enggak boleh, bahaya ini. Ini kan rangkaian di mana juga perilaku orang masih banyak mungkin dia begini-begini gitu. Kalau ke pejabat aja berani apalagi sama orang biasa. Makanya kita mau ngajarin ini jangan sampai terulang ke tetep waspada kepada semua pihak," tegasnya.

Sahroni juga mengungkap pelaku kini sudah ditangkap dan berstatus tersangka. Pelaku merupakan seorang perempuan paruh baya berinisial D.

Saat pertama bertemu, ia mengaku tidak menaruh kecurigaan terhadap pelaku karena penampilannya terlihat biasa.

"Ya kalau ngelihat gaya ya normal aja, enggak ada yang biasa, orang dandan-dandan juga gitu. Kan orang berparas kalau PD kan orang 'Oh gini banget nih'. Makanya gua ketemunya cuma dua menit," ujarnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni dikabarkan menjadi korban penipuan dan pemerasan. Uang Rp 300 juta raib dibawa pelaku yang mengaku bisa mengurus perkara. 

Baca Juga :
Bupati Tulungagung Anggap OPD Punya 'Utang' Jika Belum Setoran ke Dirinya
KPK Sita Uang Rp 335 Juta hingga Sepatu Louis Vuitton dalam OTT Bupati Tulungagung
Licik! Bupati Tulungagung Manfaatkan Surat Pernyataan Mundur untuk Peras Pejabat OPD

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
PM Spanyol Desak Eropa Cegah Lebanon Jadi Gaza Kedua | SAPA MALAM
• 16 jam lalukompas.tv
thumb
Ratusan Atlet Bersaing di Kejurnas Kempo Piala Wali Kota Jakpus, Jadi Ajang Pemanasan Menuju PON 2027
• 17 jam laluviva.co.id
thumb
Pramono Bersyukur Jakarta Jadi Kota Nomor 2 Teraman Se-ASEAN, Kalahkan Kuala Lumpur
• 22 jam laluokezone.com
thumb
BGN Suspend 362 SPPG di Pulau Jawa, Ini Alasannya
• 25 menit laluidxchannel.com
thumb
Pelabuhan Tanjung Carat Dibangun dengan Skema Creative Financing, Kolaborasi BUMN, BUMD dan Swasta
• 2 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.