JAKARTA – Kepala Pasukan Pertahanan Uganda, Muhoozi Kainerugaba, memicu kontroversi diplomatik setelah menuntut Turki membayar USD 1 miliar kepada Kampala. Kainerugaba mengancam akan menutup kedutaan besar Turki dan memutuskan hubungan diplomatik jika Ankara tak memenuhi tuntutan tersebut.
Dalam tuntutan yang disampaikan melalui unggahan di X, Kainerugaba juga menuduh Ankara berulang kali "mengkhianati" Uganda dan mendesak warga untuk menghindari perjalanan ke Turki. Tak hanya itu, ia menuntut Turki mengirimkan “perempuan tercantik” ke Uganda untuk dijadikan istri.
“Selain USD 1 miliar dari Turki, saya menginginkan perempuan tercantik di negara itu sebagai istri,” tulis Kainerugaba dalam unggahannya.
Pada unggahan lain, Kainerugaba membahas konflik di Timur Tengah, di mana ia menyatakan kesediaan Uganda mengerahkan pasukan untuk mendukung Israel.
“Saya siap memobilisasi 100.000 tentara Uganda di Israel,” tulisnya, menyebut tawaran itu sebagai upaya melindungi apa yang ia sebut sebagai “Tanah Suci.”




