Grup band Seringai menegaskan belum ada pengganti mendiang Ricky Siahaan di posisi gitaris. Setelah Ricky Siahaan meninggal dunia, grup yang kini beranggotakan Arian 13, Sammy Bramantyo, dan Edy Khemod, mengaku masih belum memiliki keputusan terkait pengganti tetap di posisi gitar.
Sammy, sang basis, menjelaskan terkait kehadiran dua nama yang saat ini terlibat dalam proses kreatif, yakni Angga Kusuma dan Darma Respati. Menurut Sammy, hingga kini kedua nama tersebut masih berstatus sebagai musisi pendukung.
"Kalau ditanya apakah dua teman kami ini akan bergabung sebagai personel tetap, jawabannya belum tahu. Kami masih ingin melihat prosesnya, termasuk chemistry," ujar Sammy di kawasan Palmerah, Jakarta Pusat.
Menurut Sammy, Seringai kini memang berjalan dengan dua format. Di antaranya ialah formasi inti bertiga, serta formasi tambahan yang berisikan lima personel untuk kebutuhan manggung.
"Ada Seringai bertiga, dan ada Seringai Live berlima. Jadi untuk sementara ini kita jalan dengan format itu dulu," ujarnya.
Angga Kusuma yang juga merupakan gitaris dari beberapa band seperti Taring dan Dead Vertical, memang terlibat dalam penggarapan album terbaru mereka berjudul IV: Anastasis. Angga merampungkan seluruh part gitar di album itu.
Peran Angga dalam proses rekaman tak serta-merta menjadikannya sebagai anggota resmi band dan menggantikan posisi Ricky. Seringai sendiri memilih untuk tidak terburu-buru dalam menentukan formasi baru.
Apalagi selama ini, sosok Ricky menjadi bagian penting dalam identitas musik mereka. Sammy menekankan bahwa Seringai masih terus beradaptasi melanjutkan proses kreatif sepeninggal mendiang Ricky.
"Belum tahu, belum tahu jawabannya karena kami ingin ada proses perkenalan segala macam, apakah chemistry-nya cocok, bagaimana kalau nnti kita menulis lagu bersama dan lain lain," ungkap Sammy.
“Kita pengin lihat dulu bagaimana kalau nanti menulis lagu bersama, bagaimana kecocokannya. Jadi semua masih berproses. Kita juga tidak berusaha Angga menggantikan Ricky enggak,” jelasnya.
Dalam kesempatan yang sama, drummer Edy Khemod menambahkan bahwa formasi baru ini juga menjadi bagian dari perjalanan band setelah Ricky meninggal dunia. Khemod mengatakan bahwa Seringai ingin tetap menjaga kualitas musik tanpa menghilangkan karakter yang sudah terbentuk sejak lama.
Ricky Siahaan merupakan salah satu sosok pendiri band Seringai. Di tahun 2002, ia membuat band ini bersama Arian 13, Edy Khemod, dan Sammy Bramantyo. Seringai telah menelurkan sejumlah album seperti High Octane Rock, Serigala Militia, dan Seperti Api.
Ricky meninggal dunia pada 19 April 2025 dalam usia 48 tahun. Ricky tutup usia secara mendadak ketika Seringai sedang menggelar tur di Tokyo, Jepang.




