Flash sale sering kali terasa begitu menggoda karena menawarkan diskon besar. Namun, dalam waktu yang sangat terbatas, hal ini cenderung memicu rasa takut ketinggalan atau fear of missing out (FOMO). Dalam situasi seperti ini, keputusan membeli kerap diambil tanpa banyak pertimbangan.
Memang tidak semua orang akan merespons momen flash sale dengan cara belanja tanpa pikir panjang karena ada juga orang yang mampu menahan diri. Namun, jika kamu cenderung menunjukkan perilaku impulsif saat dihadapkan pada tekanan waktu dan penawaran menarik saat flash sale, kamu perlu tahu bahwa hal ini sering kali berkaitan dengan ciri kepribadian tertentu yang memengaruhi caramu mengambil keputusan. Kenali kecenderungan dirimu lewat artikel yang dilansir dari Career Contessa ini agar bisa lebih bijak dalam menyikapi godaan flash sale!
Mudah Tergoda oleh Perasaan Senang SesaatBelanja tanpa pikir panjang sering berakar pada keinginan untuk merasakan kesenangan instan dari proses membeli/Foto: Freepik/stockking
Kamu yang cenderung memiliki perilaku impulsif belanja saat flash sale biasanya sangat mudah tergoda oleh sensasi menyenangkan instan yang muncul tidak hanya dari barang yang dibeli, tetapi juga dari proses berbelanja itu sendiri. Ada semacam “alur emosi” yang memang terasa menekan saat melakukan hal ini, mulai dari momen menekan tombol beli, menerima notifikasi pesanan, hingga akhirnya paket tiba di rumah. Setiap tahap ini memberi dorongan rasa senang yang instan, meskipun sifatnya sementara.
Bagi sebagian orang sepertimu, pengalaman ini bahkan lebih menarik daripada kebutuhan akan produk yang dibeli. Sensasi menyenangkan yang kamu rasakan itu bekerja seperti “hadiah kecil” untuk otak sehingga memicu keinginan untuk mengulanginya lagi dan lagi. Akhirnya, keputusan membeli sesuatu tidak lagi didasarkan pada kebutuhan atau pertimbangan rasional, tetapi pada keinginan untuk merasakan euforia singkat tersebut.
Dalam momen flash sale, kondisi ini jadi makin parah. Batas waktu yang singkat dan tekanan untuk “jangan sampai kehabisan” mempercepat proses pengambilan keputusan.





