Penulis: Nana Juhana
TVRINews - Kuningan
Persiapan keberangkatan haji tahun 2026 terus dimatangkan. Di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, ratusan calon jemaah haji mengikuti pemeriksaan kesehatan sebagai tahapan penting sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci.
Pemeriksaan kesehatan tahap kedua tersebut digelar di Puskesmas Manggarai, Kecamatan Lebakwangi. Para jemaah diperiksa satu per satu oleh petugas medis untuk memastikan kondisi tubuh tetap prima, mulai dari pengecekan tekanan darah, fungsi jantung, hingga pemberian vaksin influenza.
Upaya ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap risiko gangguan kesehatan selama menjalankan ibadah haji, mengingat kondisi cuaca dan aktivitas fisik yang cukup berat di Mekkah.
“Pemeriksaan kesehatan dan vaksinasi ini dilakukan agar para jemaah terhindar dari penyakit saat berada di Mekkah. Sebelumnya, para jemaah juga telah mendapatkan vaksin polio dan vaksin COVID-19 sebagai salah satu syarat untuk berangkat haji,” kata Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kuningan, Deni Mustafa
Para calon jemaah pun berharap seluruh proses berjalan lancar hingga hari keberangkatan. Penantian panjang yang telah dilalui menjadi momen yang penuh haru dan harapan.
“Saya berharap hasil pemeriksaan kesehatannya dalam kondisi baik dan dinyatakan sehat. Saya telah menunggu hampir dua belas tahun untuk bisa berangkat haji, hasil dari menabung dengan berjualan kopi,” ujar Udin Sudin, salah satu calon Jemaah Haji
Tahun ini, jumlah calon jemaah haji asal Kuningan mencapai 680 orang yang dibagi dalam dua kelompok terbang. Seluruhnya akan diberangkatkan melalui Embarkasi Kertajati di Kabupaten Majalengka.
Kloter pertama dijadwalkan berangkat pada 28 April, sedangkan kloter kedua akan menyusul pada 18 Mei 2026. Pemerintah daerah berharap seluruh jemaah dapat berangkat dalam kondisi sehat dan kembali ke tanah air dengan selamat.
Editor: Redaksi TVRINews





