Penulis: Lidya Thalia.S
TVRINews, Solo
Direktur Jenderal Pelayanan Haji dan Umrah Ian Heriyawan memastikan proses distribusi dan aktivasi Kartu Nusuk bagi jemaah haji Indonesia berjalan optimal. Kepastian tersebut diperoleh setelah dilakukan simulasi oleh Syarikah Rakeen pada Minggu, 12 April 2026
Simulasi ini turut dihadiri pimpinan Komisi VIII DPR RI serta jajaran Syarikah Rakeen, termasuk Amin Indragriri dan Jauhara. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan kesiapan implementasi Kartu Nusuk sebagai identitas resmi jemaah selama berada di Arab Saudi.
Ian menjelaskan, hasil simulasi menunjukkan proses distribusi hingga aktivasi kartu telah berjalan sesuai rencana dan siap diterapkan pada operasional haji mendatang.
“Kami ingin memastikan Kartu Nusuk sudah diterima dan aktif sebelum jemaah tiba di Arab Saudi, sehingga mereka bisa langsung mengakses berbagai layanan tanpa hambatan,”kata Ian dalam keterangan tertulis, Minggu, 12 April 2026.
Ia menegaskan, kesiapan ini penting untuk mencegah kendala administratif yang dapat mengganggu pelayanan di lapangan. Dengan sistem yang sudah matang, diharapkan tidak ada jemaah yang mengalami kesulitan akibat kartu yang belum aktif.
Menurut Ian, simulasi tersebut juga memberikan gambaran nyata terkait alur distribusi dan aktivasi yang efektif dan efisien, sehingga dapat diimplementasikan secara menyeluruh saat musim haji berlangsung.
Lebih lanjut, ia menilai keberhasilan distribusi Kartu Nusuk akan berdampak langsung pada kelancaran layanan, mulai dari kemudahan akses fasilitas hingga pengaturan mobilitas jemaah yang lebih tertib.
“Dengan kartu yang sudah aktif, jemaah akan lebih mudah mendapatkan layanan, pergerakan lebih teratur, dan pengawasan menjadi lebih optimal,”tuturnya.
Ian juga mengapresiasi kolaborasi antara pemerintah, DPR, dan mitra layanan yang dinilai menjadi kunci sukses kesiapan sistem ini.
Melalui langkah tersebut, pemerintah berharap jemaah haji Indonesia dapat menjalankan ibadah di Tanah Suci dengan lebih tertib, aman, dan nyaman sejak kedatangan.
Editor: Redaktur TVRINews





