JAKARTA, KOMPAS.TV - Di saat perang antara Amerika Serikat yang didukung Israel melawan Iran di Timur Tengah masih terus berkecamuk, Presiden Prabowo Subianto memastikan kondisi Indonesia tetap aman.
Sejumlah antisipasi dalam menghadapi krisis Timur Tengah pun sudah dilakukan Indonesia. Inilah catatan KompasTV: negara makin dewasa karena krisis.
Konflik AS-Israel dan Iran yang tak kunjung usai tentu mengguncang stabilitas ekonomi dunia akibat lonjakan harga minyak dunia. Kini, dunia tak hanya pasang mata, tetapi juga mulai menyusun langkah antisipasi, termasuk Indonesia. Di tengah ancaman krisis di Timur Tengah, Presiden Prabowo meyakinkan kondisi Indonesia cukup aman dan jauh lebih baik dibanding negara lain.
Pemerintah bahkan mengklaim Indonesia sudah melewati krisis pasokan BBM akibat perang tersebut. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, menyebut pasokan dan harga minyak di Indonesia tetap terjaga, meski ada gangguan distribusi dan kenaikan harga minyak dunia.
Sementara itu, demi mengurangi beban anggaran dan kebutuhan masyarakat terhadap BBM, pemerintah juga menetapkan skenario work from home atau bekerja dari rumah untuk ASN satu hari dalam seminggu, yakni pada hari Jumat.
Konflik Timur Tengah juga memicu kenaikan harga plastik di dalam negeri akibat gangguan pasokan nafta. Sebagai antisipasi, pemerintah mengalihkan sumber bahan baku ke Afrika, India, dan Amerika Serikat, meski distribusi memerlukan waktu tambahan.
Belum ada tanda-tanda konflik akan berakhir. Jika perang tidak kunjung usai, dampak lebih buruk bisa saja terjadi. Pemerintah pun sebaiknya menyiapkan jaring pengaman sosial agar dampaknya ke masyarakat tidak meluas. Sebab, tidak ada negara yang menginginkan terjadinya krisis, namun mitigasi harus disiapkan.
Baca Juga: Kapal Pertamina Tertahan, Dubes Iran untuk RI Ungkap Kondisi Selat Hormuz | KOMPAS PETANG
#dampakperang #israel #timurtengah #minyakdunia #presidenprabowo
Penulis : Shinta-Milenia
Sumber : Kompas TV
- presiden prabowo
- minyak dunia
- dampak perang
- timur tengah
- iran
- israel





