Baru-baru ini, lembaga legislatif Amerika Serikat dan Inggris secara jarang terjadi bekerja sama, melontarkan tuduhan keras bahwa Partai Komunis Tiongkok (PKT) memanfaatkan organisasi sipil Inggris “48 Group Club” untuk menyusup ke kalangan elit Inggris.
Komite Khusus DPR AS untuk isu PKT, bersama sejumlah anggota parlemen AS dan Inggris, menandatangani surat bersama yang menuduh organisasi tersebut telah menjadi alat “front persatuan” PKT untuk merangkul kalangan politik, bisnis, dan akademisi, serta mengancam keamanan trans-Atlantik. Saat ini, kedua negara secara resmi meminta klub tersebut menjelaskan sumber pendanaan serta catatan hubungannya dengan Departemen Front Persatuan PKT.
EtIndonesia. Reporter NTD melaporkan: Pada Kamis (9 April), para legislator dari kedua sisi Atlantik secara tidak biasa mengeluarkan surat bersama dengan bahasa yang sangat keras. Surat itu secara langsung menuding bahwa Departemen Front Persatuan PKT menggunakan organisasi “48 Group” sebagai sarana untuk menyusup ke kalangan elit politik dan bisnis Inggris, sehingga mengancam keamanan nasional dan melemahkan aliansi trans-Atlantik.
Dalam surat tersebut disebutkan bahwa selama ini PKT memandang “48 Group Club” sebagai saluran utama untuk melakukan “elite capture” (menguasai kalangan elit) di Inggris.
Dengan menjalin hubungan dengan tokoh-tokoh penting di bidang politik, bisnis, dan akademik Inggris, klub tersebut diduga telah menjadi alat untuk mempromosikan kebijakan PKT dan menyebarkan narasi PKT di Inggris.
Surat itu juga menegaskan bahwa berdasarkan informasi intelijen yang dapat dipercaya, sejumlah anggota senior klub memiliki catatan interaksi yang jelas dengan Departemen Front Persatuan PKT dan organisasi terkait.
Untuk memastikan keamanan nasional kawasan trans-Atlantik serta transparansi kebijakan, dan guna mengklarifikasi berbagai keraguan dalam proses pengawasan legislatif, para legislator AS dan Inggris secara resmi meminta “48 Group Club” menyerahkan dokumen terkait:
Termasuk menjelaskan apakah pernah menerima pendanaan atau subsidi, baik secara langsung maupun tidak langsung, dari pemerintah PKT atau entitas terkait; serta apakah setiap anggotanya telah mengungkapkan hubungan dan catatan interaksi mereka dengan Departemen Front Persatuan PKT.
Sebelumnya, media Inggris seperti The Times dan The Daily Telegraph juga telah beberapa kali melaporkan bahwa “48 Group Club” memiliki sikap yang sangat sejalan dengan garis resmi pemerintah PKT.
Para pengkritik juga menilai bahwa klub tersebut menarik kalangan elit politik dan ekonomi Inggris dengan menawarkan “jalur cepat” untuk memasuki pasar Tiongkok serta kesempatan bertemu dengan para pemimpin PKT.
Reporter melaporkan: Hingga saat ini, “48 Group Club” belum memberikan tanggapan atas permintaan dalam surat tersebut. Para pengamat menilai bahwa keterlibatan lembaga legislatif AS dan Inggris dalam penyelidikan ini dapat memicu penyelidikan yang lebih luas terhadap aktivitas front persatuan PKT di kancah politik Inggris.
Dilaporkan oleh wartawan NTD, Yu Liang dan Chen Shengxu di New York.





