Kejutan dari Gus Salam di Acara Halal bi Halal IKA PMII Jombang

viva.co.id
10 jam lalu
Cover Berita

Jombang, VIVA – Pelaksanaan Halal bi Halal Pengurus Cabang (PC) Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Muslim Indonesia (IKA PMII) Jombang, dengan tema "Meneguhkan Khidmah Untuk Umat dan Bangsa” geger dan penuh kejutan.

Kejutan datang dari KH Abdussalam Shohib, alias Gus Salam. Ia hadir ditengah komunitas NU dinilai sebagai sebuah kejutan. 

Baca Juga :
Gus Salam Dinilai Cocok Pimpin PBNU, Ini Alasannya
Siap Ajak Banser Ngopi Diskusi, Gus Salam: Kami Tak akan Berhenti Berjuang Demi Kebaikan NU

Sebab, hari itu mengisi pengajian di Pesantren, Alfalah Ploso, Kediri. 
Tampil dengan kemeja biru muda keabu-abuan bernuansa lembut nan tenang dipadu sarung motif batik mataraman, Gus Salam kembali membuat kejutan dengan memperkenalkan diri sebagai Calon Ketua PBNU. 

Audiens IKA PMII sontak bertepuk sorak sorai bergema di ruang pertemuan.

"Saya diperintah para kiai saya untuk berikhtiar menjadi Ketum PBNU dalam gelaran Muktamar ke-35 NU Agustus-September, nanti," kata Gus Salam, Minggu, 12 April 2026.

Dia menambahkan, “Ini soal niat, menata niat ikut kandidat calon Ketua Umum PBNU. Dan, saya sam’an wa tho’atan menjalankan perintah dan berikhtiar maksimal memenuhi perintah para guru, sesepuh dan masyayikh pesantren dan NU," katanya.

Di sisi lain, Gus Salam tak menjelaskan alasan dari perintah para kiai maupun gurunya terkait pencalonan menjadi Ketum PBNU. Menurutnya, para intelektual NU dan Nahdliyyin pasti sudah mengetahui, bahkan memahami tentang kondisi PBNU dan NU secara umum pada beberapa tahun terakhir.

“Pada kesempatan ini, dihadapan para kiai dan intelektual NU saya hanya mohon do’a restu dan nasehat. Serta, berharap ada masukan saran-pendapat demi kelancaran bisa memenuhi perintah untuk maju menjadi Ketua Umum PBNU," tegas Gus Salam.

Dalam kesempatan yang sama, ketua PC IKA PMII Jombang, KH Amir Maliki Abi Thalchah, mengapresiasi niat baik Gus Salam maju sebagai calon Ketua Umum PBNU pada Muktaram ke-35, kelak. 

Prof Amir menceritakan dirinya sebagai putra Almarhum Mustasyar PBNU dan selalu aktif setiap event Muktamar NU.

“Semangat NU kembali ke dzurriyah perlu direfleksikan sesuai konteks dan tujuannya. NU sekarang babak belur karena ulah para pemimpinnya. Maka, NU harus dikembalikan pada garis perjuangannya, dan mengkonsolidasi para eksponen NU untuk menguatkan struktur serta mengembalikan kebanggaan Nahdliyyin terhadap jam’iyyah,” kata Prof Amir.

Baca Juga :
Gus Yahya Sebut Ulama Mubes Bangkalan Ibarat Pengangguran, Gus Salam: Arogan
Gus Salam: PBNU Hari Ini Jauh dari Kondusif, MLB merupakan Bom Waktu
Gus Salam: Grassroots Mulai Gundah dan Gelisah, Sangat Wajar Adanya Usulan MLB

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Flores Timur Tetapkan Status Tanggap Darurat Pascagempa hingga Juli 2026
• 6 jam lalurepublika.co.id
thumb
Negosiasi Buntu, Trump Tolak Iran Punya Nuklir dan Kontrol Selat Hormuz
• 7 jam laluidxchannel.com
thumb
Harga Emas Pegadaian Hari Ini Bervariasi, Termurah Rp1.508.000
• 19 jam laluidxchannel.com
thumb
Polisi Gerebek Pesta Sabu di Pulau Punjung, Lima Pria Diringkus
• 7 jam lalutvrinews.com
thumb
Gagal Capai Kesepakatan di Islamabad, Delegasi Iran dan AS Tinggalkan Pakistan
• 11 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.