Benda Bercahaya di Langit Malang Bukan Rudal, Tapi Sampah Antariksa

bisnis.com
3 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Malang menyatakan benda bercahaya yang terlihat di langit wilayah Kabupaten Malang, Jawa Timur bukan merupakan rudal, melainkan sampah antariksa atau roket yang terbakar ketika memasuki atmosfer.

"Bukan rudal, analisa awal menunjukkan objek tersebut kemungkinan besar adalah sampah antariksa (space debris) atau tahap roket yang terbakar (re-entry) saat memasuki atmosfer bumi," kata Kepala BMKG Stasiun Geofisika Malang Ricko Kardoso dilansir dari Antara.

Ricko menjelaskan cahaya terang yang berasal dari sampah atmosfer itu menyerupai ekor ubur-ubur atau disebut sebagai space jellyfish disebabkan pantulan dari sinar matahari pada gas buang roket.

"Efek dari space jellyfish adalah cahaya terlihat memanjang dengan ekor gas yang lebar, sering kali disebabkan oleh roket Tiongkok, seperti Long March CZ-3B yang memantulkan cahaya matahari di ketinggian saat bumi sudah gelap," ucap dia.

Lebih lanjut, ia mengatakan benda langit bercahaya yang muncul di wilayah Kabupaten Malang juga pernah terlihat di wilayah lain di Indonesia, seperti di Lampung pada 4 April 2026 dan Natuna pada 9 April 2026.

Fenomena itu, lanjutnya, sering terjadi di wilayah khatulistiwa, karena merupakan jalur orbit satelit dan sampah antariksa yang terbakar.

Baca Juga

  • Sampah Antariksa Rusia Jatuh di Indonesia?
  • Sampah Antariksa Roket China 20 Ton Jatuh Melintasi Langit Sumatra
  • Bulan Akan Dihantam 3 Ton Sampah Antariksa

Oleh karena itu, pihaknya meminta masyarakat tidak perlu panik terhadap munculnya penampakan benda tersebut.

"Masyarakat tidak perlu khawatir ya terhadap fenomena itu," ucap Ricko.

Penampakan benda langit bercahaya tersebut diketahui muncul pada Sabtu (11/4) dan terekam oleh kamera ponsel warga. Video itu diunggah melalui akun Instagram @malang_kidulan.

Berdasarkan keterangan lokasinya, video itu diketahui diunggah di wilayah Kecamatan Slorok, Kecamatan Kromengan, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Dalam narasi unggah tersebut menyebutkan benda langit bercahaya terekam pada Sabtu (11/4) pukul 18.46 WIB.

"Warga Malang Selatan digegerkan dengan fenomena langit diduga rudal, pada pukul 18.46 WIB (Sabtu, 11 April 2026). Dalam video jaraknya sangat jauh dan bergerak cepat secara horizontal," tulis narasi pada unggahan video tersebut.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Duel Kontra Persiku Diwarnai 3 Penalti dan Drama Injury Time Molor, PSIS Pilih Bungkam soal Wasit
• 3 jam lalubola.com
thumb
Kolaborasi Kampus dan Pemda Dinilai Kunci Pembangunan Berbasis Inovasi
• 14 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Sinergi Otorita IKN dan Alumni ITB: Hadirkan Solusi Strategis bagi Pembangunan Nusantara
• 2 jam lalutvrinews.com
thumb
Sepekan ke Depan, Harga Minyak Berpotensi di Kisaran 79–108 Dolar AS
• 9 jam lalurepublika.co.id
thumb
IKA UII Soroti Krisis yang Terjadi Akibat Konflik Global, Ajak Masyarakat Berpihak pada Keadilan
• 8 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.