PT Zyrexindo Mandiri Buana Tbk (ZYRX) resmi memperoleh fasilitas kredit dari PT Bank Permata Tbk pada 10 April 2026 sebagai bagian dari upaya memperkuat modal kerja dan ekspansi bisnis.
Sekretaris Perusahaan ZYRX, Evan Jordan, dalam keterbukaan informasi yang dilansir Senin (13/4), menjelaskan bahwa total fasilitas kredit yang diperoleh Perseroan mencapai Rp178,8 miliar.
Rinciannya, fasilitas tersebut terdiri dari beberapa skema pembiayaan. Pertama, Revolving Loan sebesar Rp60 miliar yang akan digunakan untuk kebutuhan modal kerja.
Kedua, Term Financing 1 senilai Rp54,4 miliar yang dialokasikan untuk pembelian aset berupa tanah. Ketiga, Term Financing sebesar Rp64,4 miliar yang akan digunakan untuk pembangunan.
"Perseroan akan memperoleh fasilitas kredit dari PT Bank Permata Tbk dengan nilai total Rp178,8 miliar," ujarnya.
Lebih lanjut, manajemen menegaskan bahwa transaksi ini tergolong sebagai transaksi material yang dikecualikan sesuai regulasi yang berlaku.
"Transaksi Fasilitas Kredit antara Debitur dengan Kreditur merupakan transaksi material yang dikecualikan sebagaimana dimaksud dalam POJK No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha tanggal 21 April 2020," katanya.
Penandatanganan perjanjian kredit beserta pemberian jaminan juga telah dilakukan sesuai ketentuan hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
"Pembayaran biaya administrasi, fee, biaya bunga dan angsuran terkait dengan fasilitas kredit yang diterima oleh Perseroan sesuai ketentuan yang berlaku pada Perjanjian Kredit," tutup Evan.
Baca Juga: OJK Revisi RBB, Purbaya Dorong Perbankan Lebih Agresif Salurkan Kredit
Baca Juga: Tok! RUPST Bank Permata (BNLI) Setujui Pembagian Dividen Rp1,26 Triliun
Sebagai informasi, ZYRX merupakan produsen komputer lokal yang telah berdiri sejak 1996 dengan merek dagang “Zyrex”. Perseroan memproduksi berbagai perangkat seperti laptop, desktop, display, server, hingga perangkat Internet of Things (IoT) dan aksesoris komputer.
Saat ini, ZYRX mengoperasikan delapan jalur perakitan dengan kapasitas produksi mencapai 125.000 unit per bulan, serta didukung fasilitas gudang berkapasitas lebih dari 20.000 unit. Seluruh operasional utama, mulai dari kantor pusat, pabrik, hingga gudang, berlokasi di Jakarta Barat.





