Tiga Santriwati Tertabrak Mobil Pikap Koperasi Merah Putih, Sopir Disebut Ngantuk

republika.co.id
5 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, INDRAMAYU -- Tiga santriwati Pondok Pesantren Al-Urwatul Wutsqo, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat tertabrak mobil pikap operasional Koperasi Merah Putih. Sopir maupun mobil pikap itupun telah diamankan oleh polisi.

Kecelakaan tersebut terjadi di dekat Pasar Caplek Jalan Raya MT Haryono, Desa Dermayu, Kecamatan Sindang, pada Ahad (12/4/2026) sekitar pukul 06.30 WIB. Ketiga korban bersama teman-temannya saat itu sedang berjalan kaki untuk melaksanakan aktivitas olahraga pagi.

Baca Juga
  • Pemkab Gowa Dukung Pembangunan Koperasi Desa oleh Kodam XIV/Hasanuddin
  • Koperasi Desa Merah Putih di Boyolali Dapat 71 Mobil Operasional
  • Koperasi Desa Merah Putih Diharapkan Bangkitkan Ekonomi Desa

Para korban masing-masing berinisial AAM (13 tahun), WH (13), dan DT (13). Mereka langsung dilarikan ke RSUD Indramayu setelah tertabrak.

“Dugaan sementara karena sopir mengantuk,” kata Kapolsek Sindang, AKP Karnala.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Kejadian itu bermula saat rombongan santri berjalan kaki dari pondok mereka menuju arah Alun-alun Indramayu untuk berolahraga. Namun, saat baru tiba di dekat Pasar Caplek Jalan MT Haryono, rombongan santri diseruduk dari belakang oleh mobil operasional Koperasi Merah Putih.

“Akibat peristiwa itu, ketiga korban mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke RSUD Indramayu,” kata dia.

Pengurus Ponpes Al-Urwatul Wutsqo, Ardi mengatakan, ketiga santriwati itu masih menjalani perawatan di rumah sakit. Mereka juga sudah menjalani pemeriksaan CT Scan. 

Dari ketiga santriwati itu, salah satunya kerap muntah saat bangun dari tidur. Pihak pondok pun masih terus memantau perkembangan kondisi ketiga korban.

Setelah kejadian itu, mobil pikap itu telah diamankan di Mapolsek Sindang. Begitu juga dengan sopirnya, Purnama (51) warga Kabupaten Serdang Begadai, Sumatera Utara.

Saat ditemui di Mapolsek Sindang, Purnama menjelaskan, mobil yang dikemudikannya itu merupakan mobil baru. Karenanya, nopol mobil tersebut juga masih memakai plat profit dengan nomor B 9687 XYH.

Rencananya, mobil yang diberangkatkan dari Jakarta tersebut akan digunakan untuk operasional Koperasi Merah Putih di Blitar Jawa Timur. Ia mengaku mengantuk setelah berkendara dari Jakarta.

Ngantuk. Berangkat dari Jakarta jam 1 malam, mau antar mobil ke Blitar,” ucap Purnama.

Purnama mengatakan, akibat mengantuk itu, ia pun salah mengambil rute perjalanan. Semestinya, di Pertigaan Terminal Sindang Purnama ia belok kanan menuju arah Bunderan Mangga Indramayu. Namun ternyata, ia justru mengambil jalan lurus ke arah kota melewati Desa Terusan hingga akhirnya menabrak rombongan para santri yang sedang berjalan kaki. 

“Harusnya di sana (pertigaan Terminal Sindang) saya belok kanan, tapi malah lurus, karena ngantuk,” tukasnya.

Meski demikian, Purnama memastikan saat itu mobilnya melaju dengan kecepatan rendah di kisaran 20 kilometer per jam. Hal itupun dibuktikan dengan hasil olah TKP polisi dan tidak terdapat ringsek pada mobil tersebut.

Purnama mengaku telah melaporkan kejadian itu kepada pimpinannya. Pihaknya pun akan bertanggung jawab terhadap para korban.

“Sudah dilaporkan ke pimpinan. Insya Allah kami beritikad baik atas kejadian ini,” ujar dia.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Trump: AS bisa lumpuhkan fasilitas energi Iran dalam sehari
• 4 jam laluantaranews.com
thumb
Geger! Mayat Pria Ditemukan Membusuk Dalam Mobil yang Terparkir Sebulan di Gedung Serbaguna Tiyasan Sleman
• 6 jam lalutvonenews.com
thumb
Lakers Tantang Houston di Babak Playoff usai Tundukkan Utah Jazz 131-107
• 2 jam lalutvrinews.com
thumb
Bejat! Ayah Cabuli Anak Kandung di Ruang Tamu saat Istri Tidur
• 13 jam laluokezone.com
thumb
KAI Gunakan B40 untuk Seluruh Lokomotif dan Genset
• 18 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.