Penjualan Mobil Nasional Melandai

viva.co.id
6 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Penjualan mobil nasional pada Maret 2026 mengalami penurunan dibandingkan bulan sebelumnya, baik dari sisi distribusi pabrik ke dealer maupun penjualan langsung ke konsumen. Kondisi ini menunjukkan pasar otomotif masih menghadapi tekanan meski secara kumulatif tetap tumbuh tipis.

Berdasarkan data terbaru Gaikindo yang dilihat VIVA Otomotif Senin 13 April 2026, wholesales atau distribusi dari pabrik ke dealer tercatat sebanyak 61.271 unit pada Maret 2026. Angka ini turun cukup dalam dibanding Februari yang mencapai 81.250 unit.

Baca Juga :
Hyundai Tarik Ratusan Ribu Mobil dari Pasar AS, Ioniq 6 hingga Santa Fe Terdampak
Mitsubishi Triton Raider Hadir Lebih Gagah, Siap Taklukkan Medan Off-Road Ekstrem

Penurunan juga terjadi pada retail sales atau penjualan dari dealer ke konsumen yang tercatat 66.637 unit di Maret 2026. Jika dibandingkan Februari yang mencapai 78.239 unit, terjadi penurunan signifikan di level permintaan.

Meski begitu, secara kumulatif sepanjang Januari hingga Maret 2026, pasar masih menunjukkan tren positif tipis. Total wholesales mencapai 209.021 unit, naik dibanding periode sama tahun sebelumnya.

Hal serupa juga terjadi pada retail sales yang mencatat total 211.905 unit sepanjang kuartal pertama 2026. Angka tersebut masih sedikit lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Dari sisi merek, Toyota masih menjadi penguasa pasar dengan kontribusi terbesar baik di wholesales maupun retail sales. Pada Maret 2026 saja, Toyota mencatat wholesales 17.984 unit dan retail sales 19.538 unit.

Namun, jika dibandingkan bulan sebelumnya, performa Toyota juga mengalami koreksi cukup dalam. Hal ini menunjukkan pelemahan terjadi secara merata di hampir semua merek.

Daihatsu berada di posisi kedua dengan wholesales 8.916 unit dan retail 11.115 unit pada Maret 2026. Sementara Mitsubishi Motors dan Suzuki juga masih bertahan di jajaran atas meski mengalami fluktuasi.

Menariknya, beberapa merek baru dan kendaraan elektrifikasi masih menunjukkan tren pertumbuhan di tengah pasar yang melandai. BYD misalnya, tetap mencatat kontribusi signifikan dan menjaga posisinya di papan atas.

Di sisi lain, produksi kendaraan juga ikut mengalami penurunan pada bulan yang sama. Total produksi tercatat 81.345 unit, turun dari 108.850 unit pada Februari 2026.

Meski demikian, ekspor kendaraan justru masih menunjukkan performa yang relatif stabil. Hal ini menjadi penopang penting bagi industri otomotif nasional di tengah perlambatan pasar domestik.

Baca Juga :
Jangan Sembarangan! Ini Barang yang Sebaiknya Tidak Disimpan di Box Mobil
Jaecoo Geser Arah, Tak Sekadar Jual Mobil
8 Mobil yang Jadi Tenar Berkat Film Hollywood

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tol Jagorawi Macet Malam Ini: Tol Ciawi ke GT Jagorawi Ditempuh 40 Menit
• 20 jam lalukumparan.com
thumb
Dorong Domino Jadi Olahraga Pikiran, HGI Gelar Turnamen Nasional di Surabaya
• 21 jam lalutvrinews.com
thumb
Ini Daftar Syarat yang Diajukan AS dan Iran saat Perundingan di Pakistan | KOMPAS SIANG
• 6 jam lalukompas.tv
thumb
Negosiasi Iran-AS Gagal, Bursa Asia Kompak Lesu
• 9 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Pakar IPB: Optimalisasi limbah sawit mampu perkuat ketahanan ekonomi
• 10 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.