PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC) berencana melakukan pembelian kembali saham (share buyback) dengan dana maksimal Rp20 miliar.
IDXChannel - PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC) berencana melakukan pembelian kembali saham (share buyback). Dana yang disiapkan untuk melakukan aksi korporasi tersebut mencapai Rp20 miliar.
Manajemen Autopedia menyebut, perseroan akan menjalankan buyback saham sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) 29/2023 di mana saham yang akan dibeli tidak akan melebihi 10 persen dari jumlah modal yang ditempatkan dalam perseroan.
"Pembelian kembali saham perseroan akan dilakukan dan diselesaikan dalam jangka waktu paling lama 12 bulan," katanya melalui keterbukaan informasi dikutip Senin (13/4/2026).
Buyback saham bisa berakhir lebih cepat jika dana yang dialokasikan telah habis terserap, jumlah saham telah terpenuhi, atau dihentikan sesuai pertimbangan manajemen.
Adapun tujuan buyback saham tersebut untuk fleksibilitas dalam pengelolaan modal, meningkatkan likuiditas perdagangan saham, serta memberikan imbal hasil yang baik bagi pemegang saham dan meningkatkan kepercayaan atas investor.
Di samping itu, langkah ini juga sejalan dengan rencana perseroan melaksanakan Management and Employee Stock Option Program (MESOP). Dengan kata lain, saham hasil buyback nantinya berpotensi diberikan kepada manajemen dan karyawan.
Sebelum melaksanakan buyback saham, perseroan menjadwalkan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 19 Mei 2026. Dengan begitu, buyback dapat dilakukan sehari setelahnya dengan catatan mendapatkan persetujuan dalam RUPST.
Berbarengan dengan rencana buyback saham, Autopedia juga akan mengalihkan 12,98 juta saham hasil buyback atau saham treasuri untuk program MESOP.
Perseroan saat ini juga masih melakukan buyback saham yang baru akan habis pada Juni 2026. Saat itu, Autopedia mengalokasikan dana maksimal Rp50 miliar untuk melakukan buyback saham.
(Rahmat Fiansyah)




