Saham emiten perkebunan sawit dan produsen crude palm oil (CPO) cenderung menguat pada Senin (13/4/2026).
IDXChannel – Saham emiten perkebunan sawit dan produsen crude palm oil (CPO) cenderung menguat pada Senin (13/4/2026).
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), pukul 11.46 WIB, saham PT Gozco Plantations Tbk (GZCO) melonjak 5,94 persen ke Rp214 per unit, PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG) mendaki 5,42 persen menjadi Rp1.750 per unit, dan PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT) 4,84 persen.
Selain tiga nama di atas, saham PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP) terkerek 5,26 persen, PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) 2,29 persen, PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS) 2,82 persen, PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) 1,60 persen, serta LSIP 0,69 persen.
Harga minyak sawit mentah (CPO) Malaysia menguat sekitar 1 persen mendekati MYR4.600 per ton pada perdagangan Senin (13/4/2026), bangkit dari pelemahan sebelumnya seiring dukungan pelemahan ringgit dan penguatan minyak kedelai di Chicago.
Sentimen positif juga datang dari lonjakan harga minyak mentah global setelah gagalnya perundingan Amerika Serikat (AS)-Iran, yang mendorong kembali minat risiko di pasar komoditas.
Dari sisi fundamental, mengutip Trading Economics, data Malaysian Palm Oil Board (MPOB) menunjukkan persediaan CPO pada Maret turun untuk bulan ketiga berturut-turut ke level terendah dalam tujuh bulan, memperkuat prospek harga.
Permintaan turut mendapat dorongan dari India sebagai pembeli utama, di mana ekspektasi restocking meningkat menjelang kebutuhan musiman setelah impor Maret anjlok 19 persen ke level terendah tiga bulan.
Namun, kenaikan harga tertahan oleh lemahnya kinerja ekspor. Data surveyor kargo mencatat pengiriman CPO turun 30,7 persen hingga 38,9 persen dalam 10 hari pertama April dibandingkan periode yang sama bulan sebelumnya.
Perkembangan kebijakan di Indonesia juga menjadi sorotan setelah Presiden Prabowo memerintahkan langkah hukum terhadap perusahaan yang menolak penertiban sektor kehutanan, dengan sekitar 5,88 juta hektare kebun sawit telah disita. (Aldo Fernando)
Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.





