Permintaan Jusuf Kalla (JK) agar Jokowi menunjukkan ijazah menjadi salah satu bahasan Ketua Harian DPP PSI, Ahmad Ali, saat bertemu dengan Presiden ke-7 itu di Solo. Keduanya bahkan sempat tertawa.
"Ya tadi bahas politik iya, ijazah-ijazah tipis-tipis, hal-hal lain. Jadi saya kira begini, bahwa hari ini ada beberapa hal yang mencuat ke publik terkait adanya pernyataan dari Pak Jusuf Kalla ya, yang meminta bahwa mudah saja ini silakan Pak Jokowi untuk menunjukkan ijazahnya," katanya ditemui di Sumber, Banjarsari, Solo, dilansir detikJateng, Senin (13/4/2026).
Ia mengaku sempat tertawa bareng Jokowi ketika membahas tentang menunjukkan ijazah seperti keinginan Wapres RI ke-10 dan 12. Ahmad Ali justru menantang balik Jusuf Kalla untuk memperlihatkan ijazah dan buku nikah di hadapan publik.
"Nah, kami berdua tadi tertawa, bahkan agak mau terbahak gitu ya. Nih, kalau Pak JK ingin memperlihatkan ijazahnya, atau surat nikahnya kepada publik, atau surat-surat yang lain yang menurut beliau mudah buka dari lemari tunjukkan, itu silakan saja. Silakan diperlihatkan," ujarnya.
Namun ia meminta Jusuf Kalla tidak menyeragamkan pemikirannya untuk dilakukan Jokowi. Ia menyebutkan Jokowi mempunyai sikap dalam menunjukkan ijazah.
"Namun sebaiknya tidak kemudian menyeragamkan pemikirannya menjadi standar publik gitu. Pak Jokowi punya sikap bahwa kalau pengadilan minta, ya akan saya tunjukkan. Tapi, selain daripada itu, itu hak privat beliau," pungkasnya.
Sebelumnya, Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla (JK) menilai kasus ijazah Jokowi sudah berlarut-larut. Dia mengatakan kasus tersebut kini juga merugikan Jokowi dan memicu perpecahan di tengah-tengah masyarakat.
Baca selengkapnya di sini.
(idh/dhn)





