Siapa Lebih Hebat: Bomber Malut United David da Silva atau Striker Borneo FC Mariano Peralta?

harianfajar
2 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, JAKARTA – Perburuan sepatu emas Super League musim 2025/26 memasuki fase krusial di pekan ke-27. Sorotan tajam kini tertuju pada dua predator utama yang memiliki gaya bermain kontras namun sama-sama mematikan: David da Silva (DDS) bomber Malut United dan Mariano Peralta striker Borneo FC.

Saat ini tinggal tujuh laga sisa. Perdebatan mengenai siapa yang lebih hebat di antara keduanya kini menjadi konsumsi utama para penikmat sepak bola nasional.

Hingga pekan ke-27, David da Silva (DDS) masih kokoh di puncak daftar pencetak gol terbanyak dengan koleksi 17 gol. Meski timnya baru saja menelan kekalahan tipis 1-2 dari Dewa United di Stadion Kie Raha, sumbangan satu gol DDS di laga tersebut membuktikan bahwa ketajamannya tidak tergerus usia.

Di sisi lain, Mariano Peralta membayangi di posisi kedua. Torehan 15 golnya memimpin kebangkitan Borneo FC sebagai penantang gelar yang serius.

David da Silva

David da Silva membuktikan bahwa kepindahannya dari Persib Bandung ke Malut United tidak mengurangi insting membunuhnya. Catatan 17 gol dalam 26 laga musim ini adalah bukti sahih. Hebatnya lagi, DDS tengah berada dalam tren luar biasa dengan selalu mencetak gol dalam lima pertandingan beruntun sejak pekan ke-23.

Jika dibandingkan dengan musim 2024/25 yang diganggu cedera ligamen, performa pemain berusia 36 tahun ini di musim 2025/26 adalah sebuah kebangkitan. Ia tampak mendekati level performa musim 2023/24 saat ia menyabet gelar Top Skor dengan 30 gol.

Kelebihan utama DDS adalah penempatan posisi yang brilian. Selain itu, penyelesaian akhir satu sentuhannya sangat efisien di dalam kotak penalti.

Mariano Peralta

Jika David da Silva adalah murni seorang penyelesaikan akhir, Mariano Peralta menawarkan paket yang lebih komplet. Meski tertinggal dua gol dari DDS (15 gol), Peralta adalah “raja” kontribusi gol di liga. Koleksi 10 assist miliknya merupakan yang terbanyak di Super League saat ini. Membuktikan bahwa ia bukan sekadar striker yang menunggu bola.

Peralta aktif terlibat dalam pembangunan serangan Borneo FC. Ia memiliki kemampuan untuk melebar, membuka ruang bagi rekan setim, dan melepaskan umpan kunci. Dengan total kontribusi 25 gol (gol + assist), Peralta secara statistik bisa dibilang sebagai pemain paling berbahaya bagi pertahanan lawan musim ini.

Konsistensi vs Kontribusi

Secara teknis, membandingkan keduanya adalah membandingkan dua peran berbeda dalam skema serangan.

Soal efisiensi gol, David da Silva unggul tipis. Ia adalah jaminan gol jika bola dialirkan ke kotak penalti. Pengalamannya di atmosfer Liga Indonesia menjadikannya pemain yang sangat tenang dalam situasi one-on-one. Namun, ketergantungan Malut United pada DDS sangat tinggi; jika ia dikunci, alur serangan Laskar Kie Raha sering tersendat.

Terkait dinamisme permainan, Mariano Peralta lebih unggul. Ia mampu menciptakan peluangnya sendiri atau memberikan “pelayan” bagi pemain lain. Lini tengah Borneo FC yang kreatif sangat terbantu dengan mobilitas Peralta yang tidak statis di depan.

Menengok Kondisi Tim

Malut United saat ini tengah berjuang menjaga konsistensi di empat besar. Keluhan pelatih Hendri Susilo soal ketidakpatuhan pemain terhadap game plan pasca kalah dari Dewa United bisa menjadi kendala bagi suplai bola ke DDS.

Sementara itu, Borneo FC yang lebih stabil memberikan ekosistem yang lebih sehat bagi Peralta untuk terus menambah pundi-pundi gol maupun assist.

DDS Top Skor?

David da Silva difavoritkan meraih gelar Top Skor karena fokus utamanya adalah mencetak gol. Namun, dalam predikat “pemain terbaik” atau “paling hebat” secara keseluruhan, Mariano Peralta memiliki nilai lebih, karena pengaruhnya yang masif terhadap produktivitas tim secara kolektif.

Gelar Sepatu Emas kemungkinan besar akan ditentukan hingga pekan ke-34, dengan Maxwell (Persija) siap mengintai sebagai kuda hitam jika dua nama di atas terpeleset. (*)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Korea Selatan Juara Umum Kejuaraan Bulu Tangkis Asia 2026
• 22 jam lalupantau.com
thumb
Bupati Bogor tegaskan jabatan ASN diisi berdasarkan kompetensi
• 12 jam laluantaranews.com
thumb
Motor Tabrak Truk Tronton di Pantura Batang, 2 Tewas
• 16 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Prakiraan Cuaca Jakarta Besok Selasa 14 April 2026: Siang Cerah Berawan, Sore Hujan Ringan
• 3 jam lalukompas.tv
thumb
Tabrakan Bus Vs Motor di Kampung Rambutan, Ibu dan Anak Tewas
• 1 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.