Penulis: Ricardo Julio
TVRINews, Jakarta
Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Muhammad Qodari menyebut tantangan utama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto saat ini terletak pada aspek teknokrasi. Hal tersebut diungkapkan Qodari dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi XIII DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin 13 April 2026.
Menurut Qodari, fokus pada teknokrasi menjadi sangat krusial mengingat pemerintahan saat ini memiliki berbagai program strategis baru dengan skala yang sangat besar. Fokus tersebut mencakup seluruh tahapan, mulai dari perencanaan yang matang hingga penyelesaian persoalan teknis yang terjadi di lapangan.
“KSP kita berusaha fokus pada teknokrasi karena memang tantangan pemerintahan ini ada pada teknokrasi programnya sangat berpihak kepada masyarakat, sangat merakyat tapi ada program-program baru dengan skala besar,” ujar Qodari.
Ia menjelaskan bahwa ketepatan dalam mengeksekusi program rakyat membutuhkan pengawalan teknis yang kuat agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat secara efektif dan efisien. Penanganan kendala di lapangan menjadi prioritas agar tidak menghambat visi-misi Presiden.
Dalam kesempatan tersebut Wakil Ketua Komisi XIII DPR Andreas Hugo Pareira menyarankan agar pemerintah memastikan posisi strategis diisi oleh pihak yang benar-benar memahami aspek teknis kebijakan.
“Kalau kita problem kita teknokrasi, cari orang yang teknokrat-teknokrat yang mampu untuk melaksanakan program-program itu. Program-program kebijakan presiden ini, jangan sampai orang yang tidak mempunyai kemampuan teknokrasi kemudian ditempatkan di kebijakan-kebijakan, program-program yang membutuhkan kemampuan teknokrasi yang tinggi,” ungkapnya.
Senada, Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Rinto Subekti turut memberikan dukungan terhadap penguatan fungsi KSP sebagai jembatan program pemerintah. Ia berpesan agar KSP tetap menjaga profesionalitas dalam menjalankan fungsi teknokrasinya tersebut.
Melalui penekanan pada aspek teknokrasi ini, KSP berkomitmen untuk memastikan setiap program unggulan Presiden Prabowo Subianto dapat berjalan optimal sesuai target yang telah ditetapkan, sekaligus meminimalisir hambatan birokrasi di tingkat teknis.
Editor: Redaktur TVRINews




