Dorong Peran Perempuan dalam Keluarga UBSI Gelar Pelatihan Komunikasi Keluarga di Ciledug

paragram.id
3 hari lalu
Cover Berita

Upaya memperkuat ketahanan keluarga terus dilakukan melalui peningkatan kualitas komunikasi di lingkungan rumah tangga. Hal ini tercermin dalam kegiatan pelatihan komunikasi keluarga yang digelar oleh Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) bekerja sama dengan Koperasi Yasmin Fatayat NU Kota Tangerang di Aula Kecamatan Ciledug, Sabtu (11/4/2026).

Kegiatan ini diikuti oleh pengurus dan anggota Fatayat NU se-Kota Tangerang. Pelatihan tersebut dirancang untuk meningkatkan kemampuan komunikasi dalam keluarga, sekaligus membekali peserta dengan strategi pencegahan dan penyelesaian konflik secara konstruktif.

Acara dibuka oleh Ayi Nuryadin selaku Camat Ciledug. Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Kampus UBSI Ciledug Setiaji, Ketua PC Fatayat NU Kota Tangerang Frida Amarilis, serta Ketua Pelaksana Ferrari Lancia, M.I.Kom. Selain itu, dosen dan mahasiswa UBSI juga terlibat aktif sebagai bagian dari program pengabdian kepada masyarakat.

Penyampaian Materi oleh Asriyani Sagiyanto (Press Release)

Dalam sambutannya, Ayi Nuryadin menekankan pentingnya komunikasi keluarga sebagai fondasi dalam menjaga stabilitas sosial. Menurutnya, pelatihan semacam ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat peran perempuan dalam menciptakan keluarga yang harmonis dan sejahtera.

Senada dengan hal tersebut, Frida Amarilis menyampaikan bahwa perempuan, khususnya ibu, memiliki peran sentral dalam pembentukan karakter anak. Ia menegaskan bahwa komunikasi yang sehat di dalam keluarga akan berkontribusi besar dalam melahirkan generasi yang kuat secara emosional, berakhlak, dan berkarakter.

“Komunikasi yang baik dalam keluarga sangat penting dan menjadi penentu lahirnya generasi yang sehat secara emosional, berkarakter, serta berakhlak mulia,” tutur Frida Amarilis di tempat yang sama.

Sementara itu, tutor pelatihan Asriyani Sagiyanto, M.I.Kom, menjelaskan bahwa komunikasi interpersonal menjadi kunci utama dalam mengelola dinamika keluarga. Ia menekankan pentingnya keterbukaan, empati, serta kemampuan mendengarkan sebagai fondasi dalam menyelesaikan konflik dan memperkuat hubungan antaranggota keluarga.

Penyerahan Merchandise dari UBSI (Press Release)

Pelatihan ini dirancang secara interaktif dengan mengombinasikan metode ceramah, diskusi, simulasi, hingga sesi tanya jawab. Pendekatan tersebut memungkinkan peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga langsung mempraktikkan teknik komunikasi yang efektif dalam kehidupan sehari-hari.

Ketua Pelaksana Ferrari Lancia menambahkan bahwa kegiatan ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi peserta. Tidak hanya meningkatkan kualitas komunikasi dalam keluarga, tetapi juga mendorong mereka menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing.

“Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan mampu meningkatkan kualitas komunikasi dalam keluarga serta menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing”, ujar Ferrari.  

Lebih jauh, program ini menjadi bagian dari kontribusi perguruan tinggi dalam pemberdayaan masyarakat, khususnya perempuan. Melalui pelatihan ini, diharapkan perempuan dapat lebih siap menghadapi berbagai tantangan sosial, sekaligus berperan aktif dalam membangun keluarga yang sehat dan harmonis.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Patrick Kluivert Ungkap Kesan Positif Setelah Tiba dan Kembali ke Indonesia: Saya Selalu Excited
• 5 jam lalubola.com
thumb
Kapten Timnas U-17: Kami Siap Mati-Matian Lawan Vietnam
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Kebakaran Rumah di Grogol Petamburan, 5 Orang Tewas!
• 8 jam laluokezone.com
thumb
Polri Peduli: Kapolsek Bintan Timur Sambangi Warga di Kampung Sungai Enam
• 2 jam lalutvrinews.com
thumb
Pertamina Hulu Energi Teken Kontrak PSC WK Lavender
• 6 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.