LONDON, KOMPAS.TV - Perdana Menteri (PM) Inggris, Keir Starmer menegaskan pihaknya ogah terlibat dalam blokade militer Amerika Serikat ke Iran.
Starmer menegaskan fokusnya hanya membuat Selat Hormuz, yang merupakan jalur pelayaran vital secepat mungkin.
Keir Starmer yang baru saja kembali dari kunjungan ke negara Teluk mengatakan, ia telah bekerja dengan sekutu negaranya untuk membuat Selat Hormuz dibuka.
Baca Juga: AS akan Blokade Selat Hormuz, Iran Ancam Semua Pelabuhan Teluk Tak Aman
“Kami tidak mendukung blokade dan semua pengerahan kekuatan secara diplomatik, politik, dan kemampuan,” ujar Keir Starmer dikutip dari BBC, Senin (13/4/2026).
“Dari sudut padang kami, semua itu difokuskan untuk membuka Selat sepenuhnya,” tambahnya.
Ia menambahkan kapal penyapu ranjau Inggris akan tetap beroperasi di sekutar perairan Teluk, tetapi tak akan ikut campur dalam masalah operasional apapun.
Keir Starmer memang berulang kali menolak keterlibatan militer Inggris secara langsung dalam konflik tersebut.
“Keputusan saya sangat jelas bahwa apa pun tekanannya , dan memang ada tekanan yang cukup besar, kami tidak akan terseret ke dalam perang,” ujarnya.
“Itu bukan untuk kepentingan nasional kita, karena saya tidak akan bertindak kecuali ada dasar hukum yang jelas dan rencana yang matang,” lanjut Keir Starmer.
Penulis : Haryo Jati Editor : Deni-Muliya
Sumber : BBC
- inggris
- keir starmer
- donald trump
- memblokade iran
- iran
- amerika serikat





