Menteri LH: PSEL Jateng Meluas, Pekalongan dan Tegal Raya jadi Prioritas Selanjutnya

liputan6.com
18 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Menteri LH/Kepala BPLH atau Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menegaskan, percepatan pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Jawa Tengah (Jateng) terus berlanjut.

Yakni melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) untuk wilayah Pekalongan Raya dan Tegal Raya, sesuai dengan instruksi Presiden Republik Indonesia.

Advertisement

BACA JUGA: Orang Tua Jangan Nekat! IDAI Peringatkan Bahaya Hipotermia pada Bayi Saat Naik Gunung

Langkah ini merupakan kelanjutan dari penandatanganan kerja sama PSEL Semarang Raya yang telah dilakukan pada 28 Maret 2026, sebagai bagian dari upaya sistematis pemerintah dalam membangun pengelolaan sampah berbasis teknologi di kawasan aglomerasi.

"PSEL menjadi langkah strategis untuk mengubah sistem pengelolaan sampah kita. Tidak lagi bertumpu pada pembuangan, tetapi pada pengolahan yang menghasilkan energi dan nilai tambah," ujar Hanif dikutip Liputan6.com dari laman resmi Kementerian LH www.kemenlh.go.id, Selasa (14/4/2026).

Dia menjelaskan, untuk wilayah Pekalongan Raya, pembangunan PSEL akan melibatkan Kota Pekalongan, Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Batang, dan Kota Batang dengan rencana kapasitas pengolahan mencapai 1.014 ton per hari.

"Sementara itu, PSEL Tegal Raya akan melibatkan Kota Tegal, Kabupaten Tegal, dan Kabupaten Brebes dengan kapasitas sekitar 1.000 ton per hari," ucap Hanif.

"Pendekatan aglomerasi ini dirancang untuk memastikan kecukupan pasokan sampah sebagai bahan baku utama sekaligus menjamin keberlanjutan operasional fasilitas dalam jangka panjang," jelas Hanif.

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
DPR Kritik Pengadaan Motor Listrik MBG: Bukan Prioritas di Tengah Efisiensi | DIPO INVESTIGASI
• 14 jam lalukompas.tv
thumb
Kampus Jamin Pelindungan Korban Dugaan Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
VinFast Tunjukkan Pertumbuhan Pesat di Indonesia Awal 2026
• 15 jam lalubisnis.com
thumb
Fenomena El Nino “Godzilla”, Warga Jakarta Diminta Hindari Aktivitas Siang dan Sore
• 16 jam lalukompas.com
thumb
Pramono Minta Pasukan Kuning Proaktif Pantau Infrastruktur Jakarta
• 16 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.