PYC, Kemhan dan RSIS Berkolaborasi Strategis untuk Tingkatkan Kapasitas Kepemimpinan TNI

jpnn.com
19 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Purnomo Yusgiantoro Center (PYC), Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemhan) dan S. Rajaratnam School of International Studies di bawah Nanyang Technological University berkolaborasi strategis menyelenggarakan Program Pelatihan Eksekutif bagi Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus secara resmi membuka Program Pelatihan Eksekutif bagi TNI di Kantor Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, Jakarta, Senin, 13 April 2026.

BACA JUGA: Menjelang Pelantikan DPP PATRIA 2025-2030, Gustaf Bertemu Profesor Purnomo Yusgiantoro, Begini Pesannya

Kegiatan ini menandai dimulainya rangkaian pelatihan yang bertujuan memperkuat kapasitas kepemimpinan strategis di lingkungan pertahanan Indonesia.

BACA JUGA: Purnomo Yusgiantoro Center Gelar Kaleidoskop Tentang Refleksi Isu Energi 2025 dan Outlook 2026

Pendiri Purnomo Yusgiantoro Center (PYC), Profesor Purnomo Yusgiantoro bersama peserta Program Pelatihan Eksekutif bagi Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Kantor Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, Jakarta, Senin, 13 April 2026. Foto: Humas PYC

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Sekretaris Jenderal Kemhan Tri Budi Utomo; Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Pertahanan Kemhan Ketut Gede Wetan Pastia; Pendiri Purnomo Yusgiantoro Center (PYC), Profesor Purnomo Yusgiantoro; serta Sekretaris Umum PYC, Amelia Yusgiantoro.

BACA JUGA: Dianugerahi Bintang Mahaputera Adipurna, Purnomo Yusgiantoro: Terima Kasih, Presiden Prabowo

Dalam sambutannya, Wakil Menteri Pertahanan menyampaikan pelatihan ini merupakan ruang pembelajaran strategis yang penting dalam menghadapi berbagai ancaman dan tantangan yang berkembang saat ini.

Program ini merupakan hasil kolaborasi antara PYC dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Pertahanan, serta S. Rajaratnam School of International Studies di bawah Nanyang Technological University.

Kerja sama ini mencerminkan sinergi antara institusi nasional dan internasional dalam menghadirkan pendidikan berkualitas tinggi.

PYC memandang tantangan keamanan yang makin kompleks membutuhkan pemimpin yang adaptif, visioner, dan mampu mengambil keputusan secara tepat dalam situasi dinamis.

Program pelatihan ini dirancang untuk menjawab kebutuhan peningkatan kapasitas para perwira TNI dalam menghadapi spektrum ancaman keamanan kontemporer, baik yang bersifat militer maupun nonmiliter.

Pendekatan yang digunakan mengintegrasikan aspek teoritis dan praktis guna menghasilkan pemahaman yang komprehensif.

Secara khusus, program ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan analitis dan pengambilan keputusan strategis, memperdalam pemahaman terhadap dinamika keamanan regional, serta mengembangkan perspektif lintas sektor dalam merespons berbagai tantangan keamanan modern.

Selain itu, program ini juga menekankan pentingnya koordinasi lintas instansi dalam menghadapi situasi krisis yang kompleks.

Dengan demikian, para peserta diharapkan mampu mengoptimalkan peran kepemimpinan operasional dalam mendukung stabilitas dan keamanan nasional.

Sebanyak 25 personel TNI dari tiga matra — Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara — dan 3 perwakilan dari DPN (Dewan Pertahanan Nasional) mengikuti program ini.

Para peserta merupakan perwira menengah dengan jabatan strategis setingkat Komandan Distrik Militer, Komandan Pangkalan Angkatan Laut, dan Komandan Pangkalan Angkatan Udara.

Kegiatan pelatihan akan berlangsung selama dua minggu, mulai dari 13 hingga 24 April 2026, dan dilaksanakan di Pusat Kompetensi Bela Negara BPSDM Kementerian Pertahanan yang berlokasi di Rumpin.

Selama periode tersebut, peserta akan mengikuti berbagai sesi pembelajaran, diskusi strategis, serta studi kasus yang relevan dengan perkembangan keamanan global.

Melalui penyelenggaraan program ini, diharapkan dapat tercipta pemimpin-pemimpin TNI yang memiliki kapasitas strategis, adaptif terhadap perubahan serta mampu menjawab tantangan keamanan masa depan secara efektif dan kolaboratif, baik di tingkat nasional maupun internasional.(fri/jpnn)


Redaktur & Reporter : Friederich Batari


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Purbaya Temui Investor AS di New York, Paparkan Strategi Fiskal dan Kekuatan Ekonomi RI
• 1 jam lalukompas.tv
thumb
5 Berita Populer: Putra Meisya Siregar Autoimun; Teuku Rassya Menikah
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
Park Shin Hye dan Choi Tae Joon Menantikan Kehadiran Anak Kedua
• 13 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Tunjangan Khusus Dokter dari Pusat dan Tafsir Menyimpang Daerah
• 18 jam lalukompas.com
thumb
Update Klasemen Liga Pro Saudi 2025/2026: Al Nassr Mendekati Kemenangan hingga Persaingan Keluar dari Zona Merah
• 57 menit lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.