Pastikan Bansos Tepat Sasaran, Kemensos-BPS Perbarui DTSEN Volume 2

detik.com
19 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Kementerian Sosial (Kemensos) bersama Badan Pusat Statistik (BPS) melakukan pemutakhiran Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) volume 2 sebagai dasar penyaluran bantuan sosial (bansos) Triwulan II tahun 2026. Pembaruan ini dilakukan guna memastikan penyaluran bansos lebih tepat sasaran.

Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyampaikan bahwa pembaruan DTSEN secara berkala merupakan langkah untuk meningkatkan akurasi data penerima bansos.

"Ada yang sebelumnya tidak menerima, sekarang menerima. Dan ada yang selama ini menerima tetapi masuk ke inclusion error, sehingga tidak menerima lagi. Jadi memang data ini dinamis," ujar Gus Ipul dalam keterangannya, Selasa (14/4/2026).

Hal tersebut ia sampaikan dalam konferensi pers di kantor Kemensos, Senin (13/4).

Berdasarkan DTSEN Volume 2 tahun 2026, terdapat sekitar 11.014 keluarga penerima manfaat (KPM) yang dikeluarkan dari daftar penerima bansos (inclusion error). Angka ini setara dengan 0,06% dari total penerima bansos Triwulan I 2026.

Kemensos juga memasukkan penerima baru dari hasil pemutakhiran data. Dari 77.014 keluarga yang sebelumnya belum memiliki desil, sebanyak 27.176 keluarga kini sudah terklasifikasi melalui ground check.

Sebanyak 25.665 keluarga di antaranya masuk dalam desil 1-4 dan berpotensi menjadi penerima bansos, sementara 1.511 keluarga berada di desil 5-10 dan masuk ke data inclusion error.

Gus Ipul menegaskan bahwa Kemensos membuka kanal resmi bagi masyarakat yang ingin mengajukan sanggahan atau laporan terkait status penerima bansos.

"Untuk yang merasa keberatan tentu diperbolehkan, salurannya sudah kita siapkan. Dengan harapan disertai bukti sehingga bisa kami nilai untuk kelanjutannya," katanya.

Lebih lanjut, Gus Ipul menegaskan bahwa Kemensos transparan dengan data dan membuka partisipasi masyarakat seluas-luasnya.

Selain itu, pemutakhiran DTSEN juga telah diintegrasikan dengan data kependudukan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk memperkuat validitas data.

Melalui langkah ini, Kemensos memastikan penyaluran bansos Triwulan II tahun 2026 lebih akurat, transparan, dan tepat sasaran.




(prf/ega)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Terpopuler: Peluang Indonesia Lolos Piala Dunia Berkat Playoff Tambahan FIFA, Fakta Video Viral Martinez Pukul Calvert
• 2 jam laluviva.co.id
thumb
Membangun Hubungan Jangka Panjang Melalui Program Loyalitas di Industri Keuangan
• 18 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Kalimat yang Diucap Orang Kurang Cerdas Menurut Ilmu Psikologi
• 21 jam lalubeautynesia.id
thumb
Kabar Bahagia untuk John Herdman, Bintang Timnas Indonesia Keturunan Aceh Selangkah Lagi Tampil di Liga Champions
• 15 jam lalutvonenews.com
thumb
Harga Minyak Turun, Rupiah Berpeluang Menguat Hari Ini
• 22 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.