Klarifikasi Teuku Rassya Soal Kehadiran Tamara Bleszynski di Pernikahannya

tabloidbintang.com
15 jam lalu
Cover Berita

TABLOIDBINTANG.COM - Teuku Rassya akhirnya buka suara soal kabar ibundanya, Tamara Bleszynski yang datang ke pernikahannya sebagai tamu undangan.

Lewat unggahan di Instagram pribadinya, Teuku Rassya mengklarifikasi dengan membagikan bukti percakapan pribadi dengan sang ibu untuk menghentikan komen negatif.

“Biar clear aja sebelum post foto nikahan,” buka Teuku Rassya di akun Instagram miliknya, Senin (13/4) malam.

“Walaupun sebenarnya malu ngumbar chat personal antara ibu dan anak, tapi karena banyak yang berprasangka dan bahkan menghina keluarga saya, ini perlu diluruskan,” ungkap Teuku Rassya.

Dalam penjelasannya, Rassya menegaskan bahwa Tamara memiliki posisi penting dalam rangkaian acara pernikahan, bukan sekadar tamu biasa. 

Rassya meminta publik mencermati susunan acara yang menunjukkan peran utama sang ibu dalam prosesi adat.

“Kalau lihat rundown, jelas siapa yang ada di urutan pertama saat saya sungkem di akad,” jelas Teuku Rassya.

Tak hanya itu, Rassya juga mengungkap perjuangannya agar sang ibu bersedia hadir di hari bahagianya. Ia bahkan harus membujuk Tamara yang sempat berencana hanya datang di resepsi.

“Bisa dilihat juga siapa yang memohon kepada ibunya untuk datang ke kedua acara,” terang Rassya.

Isu lain yang ikut mencuat adalah soal busana yang dikenakan Tamara. Rassya menjelaskan, sempat terjadi kendala teknis karena proses pembuatan baju dilakukan terpisah antara Bali dan Jakarta.

Ia menyebut sang istri, Cleantha Islan, sudah berusaha membantu mencarikan penjahit pengganti saat terjadi kendala mendadak.

“Istri langsung turun tangan cari penjahit untuk baju akad dan resepsi,” jelas Rassya.

Meski sempat terjadi miskomunikasi karena jarak dan waktu, semua akhirnya bisa diselesaikan menjelang hari H.

Di akhir pernyataannya, Rassya meminta warganet berhenti berspekulasi dan tidak langsung berprasangka buruk, terutama terhadap unggahan sang ibu yang kerap menggunakan gaya bahasa puitis.

“Jangan selalu suudzon hanya karena ibu saya suka membuat pernyataan yang bersifat puitis,” pungkas Teuku Rassya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menteri HAM Tunjuk Sofia Alatas Jadi Plt Dirjen Instrumen dan Penguatan HAM
• 12 jam laludetik.com
thumb
Revitalisasi 1.600 Sekolah di NTB Tahun 2026, Anggaran Tembus Rp1 Triliun
• 53 menit lalupantau.com
thumb
Dilaporkan Absen Sampai 8 Pekan, Musim Romero Hampir Berakhir
• 23 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Indonesia dan Rusia Bahas Kerja Sama Energi, Fokus Kilang dan Pasokan Minyak
• 10 jam lalukatadata.co.id
thumb
KUHP dan KUHAP Baru Tantang Bisnis BUMN
• 3 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.