Silaturahmi ke Menag Nasaruddin, Gus Salam Bawa Pesan untuk NU

viva.co.id
18 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – KH Abdussalam Shohib atau akrab disapa Gus Salam berkunjung ke kantor Kementerian Agama (Kemenag) RI di Jakarta Pusat. Kunjungan Gus Salam itu dalam rangka silaturahmi untuk menemui tokoh NU yang telah berkhidmat di jam’iyyah lebih dari 40 tahun. 
 
"Saya ingin silaturahmi ke Pak Menteri Nasaruddin Umar. Beliau telah berkhidmat di NU sejak muda di daerahnya, hingga sekarang berkhidmat sebagai Rais PBNU,” kata Gus Salam dalam keterangannya, Selasa, 14 April 2026. 
 
“Ya, beliau kan kiai-ulama NU yang ditakdirkan mendapat tugas sebagai Menteri Agama RI. Kita sebagai santri sepatutnya sowan, ngaji-belajar dan berdiskusi dengan beliau,” sambungnya. 
 
Menurut Gus Salam, sosok Menteri Nasaruddin memiliki pengalaman organisasi dan khidmah di bidang sosial keagamaan yang luas dan matang. Termasuk dikenal sebagai sesepuh Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII). 

"Dan, beliau pernah menjadi Katib Aam PBNU tahun 2004-2009, mendampingi Rais Aam, Allah Yarham Dr (HC) KH Muhammad Achmad Sahal Mahfudh," katanya.

Baca Juga :
Terkuak! Ini Sosok Perantara Uang Korupsi Kuota Haji dari Eks Menag Yaqut ke Pansus DPR
Tokoh NU Ingatkan Politik Uang di Muktamar Bisa Gadaikan Masa Depan NU

Gus Salam mengatakan bahwa Menag Nasaruddin menyampaikan keprihatinannya terkait kondisi PBNU. 
 
“Waktu silaturahmi dan diskusi dengan beliau, tadi. Prof. Nasaruddin sebagaimana para sesepuh NU yang lain, merasakan keprihatinan yang mendalam atas situasi PBNU saat ini. Kita merasakannya belum pernah terjadi sepanjang berdirinya NU,” kata Gus Salam. 
 
Gus Salam menambahkan bahwa Menag Nasaruddin menegaskan harapan agar ada rekonsiliasi; memulihkan hubungan diantara petinggi, pengurus dan kader NU dengan mengabaikan perbedaan serta ego personal dan kelompok. 
 
“beliau meminta agar ada kesungguhan dari semuanya untuk merajut kembali kebersamaan demi mengembalikan marwah, wibawa dan khidmah perjuangan NU di tengah-tengah umat,” ungkap Gus Salam. 
 
Menteri Nasaruddin, lanjut dia, juga memantau perkembangan persiapan PBNU dalam penyelenggaraan Muktamar ke-35 NU. Dan, mengungkapkan harapan supaya proses pergantian kepemimpinan PBNU melalui muktamar nanti dilaksanakan secara sehat, terbuka dan mengedepankan etika dalam berorganisasi dan berdemokrasi. 
  
“agar dibuka ruang seluas-luasnya bagi kader NU yang memiliki kapasitas dan kapabilitas untuk meraih kepercayaan Nahdliyyin, dipilih menjadi pimpinan PBNU selanjutnya oleh peserta muktamar. Prof. Nasaruddin juga berharap, pada muktamar nanti bisa terpilih pemimpin NU yang jujur, amanah, luwes dan berintegritas,” katanya.  

Baca Juga :
Menag Nasaruddin Minta Tambahan Anggaran Rp24,8 Triliun, Untuk Apa?
Lora Shofwan: Independensi dan Kedaulatan NU Adalah Jantung yang Harus Dijaga
KPK Tegaskan Ada Aliran Dana Korupsi Kuota Haji ke Eks Menag Yaqut

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Siap-Siap Payung, Jakarta Diperkirakan Diguyur Hujan Sore Hari
• 22 jam lalujpnn.com
thumb
Buka Suara! Mendagri Tanggapi Maraknya Korupsi Kepala Daerah: Soal Moral! | SAPA PAGI
• 22 jam lalukompas.tv
thumb
Menhaj Tegaskan Kenaikan Penerbangan Haji Pakai Keuangan Negara
• 11 jam laluidxchannel.com
thumb
Mensos Apresiasi Kitabisa Bantu Pembiayaan Ratusan Pasien Tidak Mampu
• 7 jam laludetik.com
thumb
Prabowo Tiba di Paris, Siap Bertemu Macron Bahas Kerja Sama Strategis dan Stabilitas Global
• 21 jam lalumatamata.com
Berhasil disimpan.