ETIndonesia. Angkatan Udara Nigeria pada 12 April menyatakan bahwa dalam operasi penumpasan kelompok militan pada 11 April, terjadi kesalahan serangan udara yang mengenai sebuah pasar di Desa Jilli, wilayah perbatasan antara Negara Bagian Borno dan Yobe, yang diduga menewaskan sedikitnya 200 orang.
Dalam pernyataannya, angkatan udara mengatakan bahwa pihak militer telah membentuk “tim investigasi insiden korban sipil… yang segera menuju lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan.”
Pemimpin tradisional Desa Jilli sekaligus anggota parlemen setempat, Lawan Zanna Nur Geidam, mengatakan kepada Reuters bahwa serangan udara di pasar tersebut sangat serius. Berdasarkan informasi sementara, jumlah korban tewas telah melampaui 200 orang.
Sebelumnya, angkatan udara menyatakan telah menewaskan militan dari kelompok fundamentalis Islam Boko Haram di sekitar Desa Jilli, Negara Bagian Borno.
Pemerintah Negara Bagian Yobe yang berdekatan kemudian juga mengeluarkan pernyataan bahwa sebuah pasar di dekat perbatasan negara bagian telah terkena serangan udara, saat banyak warga sedang berkumpul untuk berbelanja.
Tiga warga setempat serta seorang pejabat dari lembaga bantuan kemanusiaan internasional juga mengkonfirmasi terjadinya serangan udara tersebut beserta perkiraan jumlah korban.
Negara Bagian Borno merupakan wilayah utama aktivitas kelompok pemberontak, dan konflik berkepanjangan di daerah tersebut telah menyebabkan ribuan orang tewas serta jutaan lainnya mengungsi. (Hui)
Sumber : ntdtv.com





