Xi Jinping Serukan Kedaulatan Negara-negara Timur Tengah Dihormati

detik.com
16 jam lalu
Cover Berita
Beijing -

Presiden China Xi Jinping menyerukan agar kedaulatan nasional negara-negara di kawasan Timur Tengah dihormati. Xi mengatakan bahwa Beijing akan memainkan "peran konstruktif" dalam mempromosikan perundingan damai untuk konflik yang berkecamuk di Timur Tengah.

Seruan ini, seperti dilansir AFP dan The Times of India, Selasa (14/4/2026), disampaikan Xi setelah putaran pertama perundingan damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran, yang digelar di Pakistan pada akhir pekan, berakhir tanpa kesepakatan apa pun.

Kegagalan itu mendorong Presiden AS Donald Trump untuk memerintahkan blokade laut terhadap jalur pelayaran penting Selat Hormuz dan pelabuhan-pelabuhan Iran. Trump disebut marah atas penolakan Teheran untuk melepaskan ambisi nuklirnya dalam perundingan damai di Pakistan.

Merespons Trump, militer Iran memperingatkan bahwa tidak ada pelabuhan di kawasan Teluk yang akan aman, jika pelabuhan-pelabuhan Iran sendiri terancam. Teheran mengecam blokade laut AS, yang dimulai pada Senin (13/4), sebagai blokade yang ilegal dan sama saja dengan pembajakan.

Baca juga: Iran Ingatkan Konsekuensi Berbahaya dari Provokasi AS di Selat Hormuz!

Di tengah ketegangan baru tersebut, Xi menguraikan usulannya untuk menjaga perdamaian di kawasan yang dilanda perang tersebut.

"Kedaulatan, keamanan, dan integritas teritorial dari negara-negara Teluk di Timur Tengah harus dihormati dengan tulus," cetus Xi dalam pernyataan terbarunya, seperti dilaporkan televisi pemerintah CCTV.

Xi, dalam pernyataannya, menegaskan kembali posisi China dalam mendorong dialog daripada konflik. Dia menyatakan bahwa China akan memainkan "peran konstruktif" di kawasan Timur Tengah.

Beijing, menurut Xi, akan terus berupaya memfasilitasi perundingan dan mendukung resolusi diplomatik.




(nvc/ita)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Harga Buyback Emas Antam Hari Ini Selasa, 14 April 2026 & Besaran Pajaknya
• 23 jam lalubisnis.com
thumb
PLN Tuntaskan Proyek Listrik Data Center Microsoft di Jabar, Sinyal Kuat RI Jadi Pusat Digital Dunia
• 8 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
WNA Pakistan Mengamuk di Ciledug Diamankan Imigrasi, Diduga Gangguan Jiwa
• 13 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Prof. Didik J Rachbini: Perlu Keadilan Ekosistem Pendidikan Tinggi
• 14 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Suspensi Dicabut, Saham MSIN Bergerak Loyo
• 21 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.