Jakarta, VIVA – Fenomena munculnya bayangan kecil yang melayang di penglihatan sering kali dianggap sepele oleh sebagian orang. Padahal, kondisi ini bisa menjadi tanda adanya perubahan pada struktur mata yang perlu diwaspadai. Dalam dunia medis, gejala tersebut dikenal sebagai floaters.
Floaters adalah kondisi ketika seseorang melihat bayangan tipis berupa titik, garis, atau bentuk seperti benang yang tampak “mengambang” dan bergerak mengikuti arah pandangan.
Gejala ini biasanya lebih jelas terlihat saat seseorang menatap langit cerah atau berada di ruangan dengan pencahayaan terang. Meski tidak selalu berbahaya, floaters kerap mengganggu kenyamanan visual dan fokus penglihatan.
Apakah Floaters Berbahaya?
Banyak orang mengira floaters merupakan kondisi ringan yang tidak perlu ditangani. Namun, para ahli mengingatkan bahwa gejala ini tetap perlu diperhatikan, terutama jika terjadi secara tiba-tiba atau semakin sering muncul.
Pemeriksaan mata menjadi langkah penting untuk memastikan tidak ada gangguan serius yang mendasarinya. Meski begitu, kondisi ini sebenarnya tidak membahayakan. Hanya saja, akan mengganggu penglihatan penderitanya.
"Sebenarnya nggak bahaya, apalagi kalau cuma sedikit. Tapi pasti mengganggu, kesannya penglihatan kayak nggak jernih, ada yang halangin. Untuk kualitas hidup pasti terganggu," jelas Dokter Spesialis Mata Eka Hospital Permata Hijau, dr. Dearaini, Sp.M, dalam Media Meet Up Eka Hospital, di Jakarta, Selasa 14 April 2026.
Meski umumnya tidak berbahaya, floaters bisa menjadi tanda kondisi serius jika disertai gejala tambahan. Penderita perlu waspada apabila jumlah bayangan semakin banyak atau muncul kilatan cahaya di penglihatan.
"Dibilang bahaya kalau semakin banyak disertai dengan keluhan seperti melihat cahaya kilat, kayak lagi difoto dengan flash terus menerus atau pandangan tertutup kayak tirai hitam," jelasnya.
Penyebab Terjadinya Floaters
Floaters sendiri berkaitan erat dengan bagian mata yang disebut vitreus, yakni gel bening yang mengisi ruang antara lensa dan retina.
Vitreus berfungsi menjaga bentuk bola mata sekaligus membantu meneruskan cahaya ke retina. Seiring waktu atau karena kondisi tertentu, struktur vitreus dapat berubah sehingga memunculkan bayangan yang terlihat sebagai floaters.





