Terkini, Makassar — Tim Penggerak PKK Kecamatan Ujung Pandang menggelar Rapat Kerja Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan pembahasan program kerja Sekretaris TP PKK di Aula Kantor Camat Ujung Pandang, Selasa 14 April 2026.
Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program kerja tahun sebelumnya sekaligus memperkuat sinergi dengan program strategis Pemerintah Kota Makassar.
Rapat dihadiri Ketua PKK Kecamatan Ujung Pandang Norma Firman, jajaran pengurus, sekretaris, serta para Ketua Kelompok Kerja (Pokja) I hingga IV.
Camat Ujung Pandang, Nanin Sudiar AP bersama pengurus TP PKK Kecamatan Ujung PandangCamat Ujung Pandang, Nanin Sudiar AP, dalam arahannya menegaskan bahwa evaluasi program merupakan langkah krusial untuk memastikan seluruh kegiatan PKK berjalan optimal, tepat sasaran, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Perlu kita identifikasi program mana yang tidak berjalan, apa penyebabnya, dan bagaimana solusi untuk mengaktifkannya kembali,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa 10 Program Pokok PKK merupakan program wajib yang harus dijalankan oleh setiap Pokja, sehingga tidak boleh ada program yang stagnan tanpa tindak lanjut yang jelas.
Selain evaluasi, pengurus PKK juga diminta untuk menyelaraskan program kerja dengan kebijakan strategis pemerintah kota, terutama yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat di tingkat kelurahan.
Beberapa program prioritas yang menjadi fokus antara lain penanganan stunting, pemberdayaan ekonomi keluarga, serta penguatan ketahanan pangan.
Raker TP PKK Kecamatan Ujung Pandang“Program PKK harus sejalan dengan program pemerintah kota agar pelaksanaannya saling mendukung dan berdampak nyata bagi masyarakat,” tambahnya.
Salah satu program yang didorong adalah pengembangan Hatinya PKK (Halaman Asri, Teratur, Indah dan Nyaman) melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk sektor swasta.
Selain itu, kader PKK juga diharapkan aktif mendorong penerapan urban farming sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan keluarga. Program ini mencakup pemanfaatan lahan pekarangan untuk pertanian, perikanan sederhana, hingga peternakan skala rumah tangga.
Di sisi lain, edukasi pengelolaan sampah juga menjadi perhatian penting. Kader PKK diminta untuk mengedukasi masyarakat terkait pemilahan sampah organik dan anorganik yang dimulai dari lingkungan keluarga.
“Gerakan ini harus dimulai dari rumah tangga, kemudian diperluas ke tingkat RT dan RW,” jelasnya.
Peran kader PKK dinilai sangat strategis karena memiliki jaringan hingga tingkat paling bawah di masyarakat. Oleh karena itu, kader diharapkan mampu menjadi penggerak utama dalam pelaksanaan program lingkungan dan pemberdayaan ekonomi keluarga.
Selain itu, pembaruan dan validasi data juga menjadi perhatian dalam rapat tersebut. Data yang akurat dinilai penting sebagai dasar perencanaan dan evaluasi program.
“Data harus selalu diperbarui dan dimanfaatkan dengan baik melalui sistem informasi atau grup komunikasi yang ada,” tegasnya.
Hadapi Keterbatasan Anggaran, Kolaborasi Jadi KunciDalam kesempatan yang sama, Camat Ujung Pandang juga mengingatkan bahwa ke depan akan semakin banyak kegiatan yang bersumber dari program pemerintah kota, sehingga diperlukan kesiapan dari seluruh kader PKK.
“Ke depan pasti akan banyak kegiatan dari kota. Kita harus siap, mulai dari administrasi, perizinan, hingga pelaksanaannya harus direncanakan dengan baik,” ujarnya.
Ia menyoroti keterbatasan anggaran yang dimiliki pemerintah, baik di tingkat kecamatan maupun kota. Menurutnya, kondisi ini harus disikapi dengan perencanaan yang matang dan penentuan skala prioritas.
“Harapan masyarakat itu besar, tetapi anggaran yang tersedia terbatas. Ini terjadi di semua lini pemerintahan,” jelasnya.
Meski anggaran PKK tetap tersedia, jumlahnya tidak selalu sebanding dengan banyaknya program yang harus dijalankan.
“Anggaran PKK memang ada, tetapi tidak berbanding lurus dengan seluruh program yang akan dilaksanakan,” tegasnya.
Untuk itu, seluruh kader PKK diharapkan mampu membangun kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah kota, sektor swasta, serta elemen masyarakat.
“Kami berharap adanya dukungan, kerja sama, dan kolaborasi dari semua pihak untuk menyukseskan program-program pemerintah kota, termasuk PKK,” tambahnya.
Dengan semangat gotong royong, evaluasi berkelanjutan, dan sinergi lintas sektor, diharapkan seluruh program PKK di Kecamatan Ujung Pandang dapat berjalan lebih efektif, terarah, serta memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.




