Gebrakan, Nissan Juke Hidup Kembali Pada 2027

wartaekonomi.co.id
12 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Nissan kembali membuat gebrakan dengan merilis generasi ketiga dari crossover ikonis mereka, yakni Nissan Juke. Tampil dengan garis desain agresif, Juke akan menjadi mobil listrik (EV) murni yang dibangun di atas platform CMF-EV ini akan diproduksi di pabrik Sunderland, Inggris, dan dijadwalkan mengaspal pada musim semi 2027.

Mobil ini sebenarnya sudah diperkenalkan dalam ajang Nissan Vision Event di kantor pusat global perusahaan di Jepang, Juke terbaru ini akan berbagi banyak komponen dasar dengan generasi ketiga Nissan Leaf, termasuk adopsi teknologi vehicle-to-grid (V2G).

Kehadiran Juke generasi ketiga ini merupakan bagian dari ekspansi lini kendaraan listrik Nissan di pasar Eropa. Model ini melengkapi jajaran EV lainnya, seperti Leaf, Micra terbaru yang kini juga bertenaga listrik murni, SUV Ariya, kendaraan niaga ringan (LCV) Townstar, serta satu model EV segmen-A baru yang akan segera menyusul.

Meski telah melangkah ke era full listrik, Nissan menegaskan bahwa varian Juke Hybrid Electric Vehicle (HEV) "akan tetap menjadi bagian penting dari lini produk."

Pernyataan ini mengindikasikan bahwa Juke generasi kedua bermesin hibrida akan tetap dipasarkan secara berdampingan dengan generasi ketiga versi listrik ini.

Untuk mendapat gambaran mengenai dapur pacu Juke EV 2027, publik bisa merujuk pada spesifikasi Nissan Leaf terbaru. Leaf dibekali motor listrik tunggal berpenggerak roda depan (FWD) yang mampu memuntahkan tenaga antara 177 hingga 218 PS, dengan torsi puncak mencapai 345 hingga 355 Nm.

Sebagai penyuplai daya, tersedia pilihan baterai berkapasitas 52 kWh dan 75 kWh yang menawarkan jarak tempuh impresif, yakni 436 km hingga 604 km berdasarkan standar WLTP. Mobilitas harian juga didukung oleh kemampuan pengisian daya cepat (fast charging) DC 150 kW, yang sanggup mengisi daya baterai dari 10 hingga 80 persen hanya dalam waktu 35 menit.

Sejak pertama kali lahir pada tahun 2010, Nissan Juke selalu dikenal dengan bahasa desainnya yang "nyeleneh" dan kerap memicu kejutan, meski pada generasi kedua desainnya dinilai lebih proporsional. 

Pabrikan asal Jepang tersebut mencatat bahwa lebih dari 1,5 juta unit Juke telah terjual di Benua Biru sejak peluncuran perdananya. Angka tersebut mengukuhkan posisi Juke sebagai model terlaris kedua bagi Nissan di buku penjualan Eropa, mengekor tepat di bawah Nissan Qashqai.

Dengan transisi menuju elektrifikasi penuh ini, masa lalu yang liar seperti saat Nissan secara ekstrem membenamkan mesin beringas dari GT-R Nismo bertenaga 600 hp ke dalam bodi mungil Juke kini tampaknya telah benar-benar tinggal sejarah.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
NFCX Perpanjang Periode Pengalihan Saham Treasuri
• 11 jam laluidxchannel.com
thumb
Sepekan Disiapkan, Parade Eks Bintang Top Dunia Siap Guncang GBK di Clash of Legends 2026
• 11 jam lalurepublika.co.id
thumb
Atletico Vs Barca: Kartu Merah Bikin Barca Gagal Bangkit di Markas Atletico
• 42 menit lalumedcom.id
thumb
Indonesia dan Amerika Serikat Resmi Tingkatkan Kerja Sama ke Kemitraan Pertahanan Utama MDCP
• 14 jam lalupantau.com
thumb
Bekas Galian Utilitas Diduga Jadi Penyebab Jalan di Dewi Sartika Jaktim Ambles
• 7 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.