Jakarta (ANTARA) - Survei nasional Cyrus Network mencatat tingkat kepuasan publik terhadap kinerja menteri dalam Kabinet Merah Putih mencapai 70 persen, dengan mayoritas responden menilai kinerja kementerian relatif baik.
Peneliti Utama Cyrus Network Syahril Ilhami menjelaskan sebanyak 67,3 persen responden menyatakan puas dan 2,7 persen sangat puas. Sementara, 24 persen lainnya menyatakan tidak puas terhadap kinerja kabinet.
"Mayoritas kementerian memiliki penilaian yang cukup bagus. Dengan jarak skor di 10 kementerian teratas hanya 3 persen. Jarak yang tidak terlalu jauh secara statistik," ujarnya dalam pemaparan daring di Jakarta, Selasa.
Meski demikian, survei tersebut juga mengidentifikasi lima kementerian dengan penilaian kinerja tertinggi, yang dinilai publik paling menonjol dalam menjalankan program pemerintah.
"Kementerian dengan kinerja terbaik di Kabinet Presiden Prabowo adalah Kementerian Keuangan dengan skor 89,2 persen, diikuti Kemenkes 86,8 persen, Sekretariat Kabinet 86,3 persen, Kementerian Pertanian 86,1 persen, dan Kementerian Pemuda dan Olahraga 86,0 persen," kata Ilhami.
Selain kementerian teknis, kategori kementerian koordinator juga menunjukkan tingkat penilaian positif, dengan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) memperoleh skor tertinggi 80,3 persen, disusul Kemenko Pangan 80,1 persen dan Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan 79,5 persen.
Sementara itu, Kemenko Perekonomian dinilai berkinerja baik oleh 75,1 persen responden dan Kemenko Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan sebesar 74,1 persen.
Survei juga memotret tingkat popularitas kementerian di mata publik, yang menunjukkan korelasi dengan penilaian kinerja.
"Hasilnya, hanya ada dua kementerian yang konsisten dikenal secara luas, ada di lima besar, sekaligus juga ada top lima kementerian yang dianggap berkinerja sangat baik, yaitu Kementerian Keuangan dan Sekretariat Kabinet," ujarnya.
Temuan itu menunjukkan bahwa tingkat pengenalan publik terhadap lembaga berkontribusi pada persepsi kinerja, sekaligus menjadi indikator penting dalam komunikasi kebijakan pemerintah.
Survei dilakukan pada 1-5 April 2026 dengan melibatkan 1.260 responden di 126 desa atau kelurahan di 38 provinsi menggunakan metode multistage random sampling, dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error sekitar 2,82 persen.
Baca juga: Survei Cyrus: Publik nilai penanganan bencana Sumatera membaik
Baca juga: Poltracking: 75,1 persen publik percaya Prabowo-Gibran jaga stabilitas
Peneliti Utama Cyrus Network Syahril Ilhami menjelaskan sebanyak 67,3 persen responden menyatakan puas dan 2,7 persen sangat puas. Sementara, 24 persen lainnya menyatakan tidak puas terhadap kinerja kabinet.
"Mayoritas kementerian memiliki penilaian yang cukup bagus. Dengan jarak skor di 10 kementerian teratas hanya 3 persen. Jarak yang tidak terlalu jauh secara statistik," ujarnya dalam pemaparan daring di Jakarta, Selasa.
Meski demikian, survei tersebut juga mengidentifikasi lima kementerian dengan penilaian kinerja tertinggi, yang dinilai publik paling menonjol dalam menjalankan program pemerintah.
"Kementerian dengan kinerja terbaik di Kabinet Presiden Prabowo adalah Kementerian Keuangan dengan skor 89,2 persen, diikuti Kemenkes 86,8 persen, Sekretariat Kabinet 86,3 persen, Kementerian Pertanian 86,1 persen, dan Kementerian Pemuda dan Olahraga 86,0 persen," kata Ilhami.
Selain kementerian teknis, kategori kementerian koordinator juga menunjukkan tingkat penilaian positif, dengan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) memperoleh skor tertinggi 80,3 persen, disusul Kemenko Pangan 80,1 persen dan Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan 79,5 persen.
Sementara itu, Kemenko Perekonomian dinilai berkinerja baik oleh 75,1 persen responden dan Kemenko Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan sebesar 74,1 persen.
Survei juga memotret tingkat popularitas kementerian di mata publik, yang menunjukkan korelasi dengan penilaian kinerja.
"Hasilnya, hanya ada dua kementerian yang konsisten dikenal secara luas, ada di lima besar, sekaligus juga ada top lima kementerian yang dianggap berkinerja sangat baik, yaitu Kementerian Keuangan dan Sekretariat Kabinet," ujarnya.
Temuan itu menunjukkan bahwa tingkat pengenalan publik terhadap lembaga berkontribusi pada persepsi kinerja, sekaligus menjadi indikator penting dalam komunikasi kebijakan pemerintah.
Survei dilakukan pada 1-5 April 2026 dengan melibatkan 1.260 responden di 126 desa atau kelurahan di 38 provinsi menggunakan metode multistage random sampling, dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error sekitar 2,82 persen.
Baca juga: Survei Cyrus: Publik nilai penanganan bencana Sumatera membaik
Baca juga: Poltracking: 75,1 persen publik percaya Prabowo-Gibran jaga stabilitas





