Pengadilan Kabulkan Praperadilan Indra Iskandar, Status Tersangka KPK Dinyatakan Tidak Sah

pantau.com
12 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Pengadilan Negeri Jakarta Selatan mengabulkan permohonan praperadilan yang diajukan Indra Iskandar terkait penetapan dirinya sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan perlengkapan rumah jabatan anggota DPR tahun anggaran 2020.

Hakim Nyatakan Penetapan Tersangka Tidak Sah

Hakim tunggal Sulistiyanto Rokhmad Budiharto memutuskan agar Komisi Pemberantasan Korupsi menghentikan proses penyidikan terhadap Indra Iskandar.

Dalam persidangan, hakim menyatakan, "Memerintahkan kepada termohon (KPK) untuk menghentikan penyidikan," ungkapnya.

Hakim menilai penetapan tersangka oleh KPK berdasarkan surat perintah penyidikan tertanggal 19 Januari 2024 merupakan tindakan sewenang-wenang.

Selain itu, pengadilan juga memerintahkan KPK untuk mencabut pencekalan ke luar negeri terhadap Indra Iskandar.

Kronologi Penetapan Tersangka oleh KPK

Sebelumnya, KPK mengumumkan dimulainya penyidikan kasus tersebut pada 23 Februari 2024.

Kemudian pada 7 Maret 2025, KPK menetapkan Indra Iskandar bersama enam orang lainnya sebagai tersangka dalam perkara tersebut.

Pada tanggal yang sama, Ketua KPK Setyo Budiyanto menyatakan bahwa para tersangka belum dilakukan penahanan karena masih menunggu hasil perhitungan kerugian negara oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan.

Perkara ini berkaitan dengan dugaan korupsi pengadaan perlengkapan rumah jabatan anggota DPR yang diduga merugikan keuangan negara.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dilaporkan Faizal Assegaf ke Polda Metro Jaya, Begini Respons Santai Jubir KPK
• 9 menit laluviva.co.id
thumb
Petugas Haji 2026 Mulai Diberangkatkan Bertahap ke Arab Saudi
• 19 jam laluidxchannel.com
thumb
Pemerintah Siapkan Skema Iuran Ringan bagi Anggota Koperasi dari PKH
• 22 jam laludisway.id
thumb
Bupati Sidrap Dorong Integrasi Pertanian dan Peternakan untuk Tingkatkan Ekonomi Rakyat
• 15 jam laluterkini.id
thumb
Trump Sebut AS dan Iran Akan Kembali Berunding dalam 2 Hari ke Depan di Pakistan
• 7 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.