Belajar dari Duet Valentino Rossi-Jorge Lorenzo, Mantan Manajer Ducati Yakin Pedro Acosta Bisa Jadi Kunci Marc Marquez Bangkit

tvonenews.com
10 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Potensi duet Marc Marquez dan Pedro Acosta di Ducati Lenovo dinilai bukan ancaman, melainkan peluang untuk meningkatkan performa. 

Hal ini disampaikan mantan manajer Ducati, Livio Suppo, yang melihat rivalitas internal justru bisa berdampak positif.

Pedro Acosta berikan komentar soal rumor jadi rekan satu tim Marc Marquez di Ducati musim depan
Sumber :
  • MotoGP

Rumor kepindahan Acosta dari Red Bull KTM Factory Racing ke Ducati semakin menguat. Ia disebut-sebut akan menggantikan Francesco Bagnaia, yang dikabarkan menuju Aprilia Racing.

Menurut Suppo, kehadiran pembalap muda dengan kecepatan tinggi seperti Acosta justru dapat memicu semangat kompetitif Marquez yang selama ini dikenal sebagai salah satu pembalap terbaik di MotoGP.

Ia bahkan membandingkan potensi duet tersebut dengan rivalitas legendaris antara Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo saat berada dalam satu tim.

“Ini (potensi duet Acosta-Marquez) seperti ketika Yamaha menempatkan Lorenzo di samping Valentino,” ujar Suppo.

Suppo menilai, rivalitas Rossi dan Lorenzo justru membawa dampak positif, termasuk memperpanjang karier Rossi di level tertinggi.

"Jorge (Lorenzo) memperpanjang karier (Rossi), dia memenangkan dua kejuaraan dunia lagi. Ini (kepindahan Acosta) akan menjadi stimulus bagi pembalap hebat seperti Marquez, yang jelas merupakan pembalap super, sama seperti Valentino yang juga merupakan pembalap super,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Suppo meyakini kehadiran Acosta akan menjadi dorongan tambahan bagi Marquez untuk tetap kompetitif, bukan sebaliknya.

“Memiliki pembalap muda dan super cepat di samping Anda akan menyegarkan Anda karena hal itu memunculkan ketangguhan yang mungkin sedikit hilang selama bertahun-tahun,” tuturnya.

Dengan perspektif ini, duet Marquez-Acosta justru dipandang sebagai kombinasi ideal yang bisa saling mengangkat performa, bukan memicu konflik internal yang merugikan tim.

(aes)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Trump Sebut AS dan Iran Akan Kembali Berunding dalam 2 Hari ke Depan di Pakistan
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
BMKG: Kemarau 2026 Bakal Lebih Kering Dibandingkan Rata-Rata Selama 30 Tahun Terakhir
• 17 jam laluliputan6.com
thumb
Indonesia dan Vietnam kuasai Grup A usai menang telak
• 19 jam laluantaranews.com
thumb
Kabar Duka dari Yai Mim, Eks Dosen yang Bertikai dengan Tetangga
• 20 jam lalukumparan.com
thumb
Kurban Kambing atau Sapi, Mana yang Paling Utama? Ini Kata Ulama
• 23 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.