Netanyahu Tolak Gencatan Senjata, Israel Fokus Pelucutan Hizbullah

suarasurabaya.net
9 jam lalu
Cover Berita

Israel menyampaikan penolakan gencatan senjata pada tahap awal menjelang pertemuan resminya dengan Lebanon di Washington.

Benjamin Netanyahu Perdana Menteri Israel menyebut dimulainya pembicaraan tersebut sebagai “taktik untuk mengulur waktu tanpa menghentikan pertempuran, sambil menunjukkan itikad baik kepada pihak Amerika dan Donald Trump Presiden AS,” terang surat kabar Israel Haaretz.

Sejak 2 Maret, Israel telah melancarkan serangan besar-besaran di Lebanon yang telah menelan nyawa hingga 2.089 orang dan melukai 6.762 orang lainnya.

Departemen Luar Negeri AS dalam pernyataanya pada Senin (13/4/2026) malam, mengatakan bahwa pembicaraan tersebut akan diadakan di markas departemen di Washington pada Selasa malam ini.

Pembicaraan tersebut akan melibatkan Yechiel Leiter Duta Besar Israel, Nada Muaawad Duta Besar Lebanon, Marco Rubio Menteri Luar Negeri AS, dan Michel Issa Duta Besar AS untuk Beirut.

Dalam hal ini, Lebanon telah berusaha meraih kesepakatan dengan Israel untuk gencatan senjata selama pembicaraan, yang telah dikritik oleh Hizbullah.

Melansir dari Anadolu pada pada Selasa (14/4/2026), Haaretz melaporkan bahwa isu pelucutan senjata Hizbullah menjadi prioritas utama bagi Israel, namun belum jelas apakah Tel Aviv berencana mengaitkan kemajuan dalam pembicaraan tersebut dengan proses pelucutan senjata.

“Leiter akan hadir dalam pembicaraan dengan instruksi untuk tidak menyetujui gencatan senjata, yang akan membuat sangat sulit untuk menemukan titik temu dengan pihak Lebanon,” demikian isi laporan Haaretz.

Meskipun pemerintah Lebanon telah mulai menerapkan rencana untuk melucuti senjata Hizbullah, kelompok tersebut bersikeras untuk mempertahankan senjatanya dan berargumen bahwa mereka adalah “gerakan perlawanan” terhadap Israel.

Sementara itu, menurut harian Israel Yedioth Ahronoth, pernyataan bersama diharapkan akan dikeluarkan oleh duta besar Israel dan Lebanon setelah pertemuan tersebut. Tidak ada pertemuan tambahan yang dijadwalkan untuk minggu ini, demikian catatannya.

Israel mengaku telah setuju untuk mengurangi dan menyesuaikan serangan-serangannya di Lebanon sesuai dengan hasil negosiasi. Akan tetapi, pihak Israel belum memberikan komentar secara resmi terkait laporan tersebut. (ily/saf/ipg)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Harga Tiket Konser LANY Jakarta 2026 Mulai Rp 850 Ribu, Ini Rincian dan Jadwal Belinya
• 18 jam lalugrid.id
thumb
Polusi Udara Bandung Terburuk di RI Pagi Ini, Masuk Kategori Tak Sehat
• 21 jam lalukatadata.co.id
thumb
Tampang 16 Mahasiswa FH UI Terduga Pelaku Pelecehan Seksual, Ada Sosok Penyebar Chat
• 16 jam laludisway.id
thumb
Prabowo Ucapkan Selamat Ulang Tahun Titiek Soeharto: Semoga Bawa Kebaikan
• 5 jam laludetik.com
thumb
FLOQ Dukung Bulan Literasi Kripto 2026 dan Penguatan Literasi Aset Digital Indonesia
• 13 jam lalumediaapakabar.com
Berhasil disimpan.