KPK terus melakukan pendalaman terkait kasus pemerasan yang menjerat Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo (GSW). Salah satunya dengan melakukan penggeledahan secara maraton.
"Pasca penetapan tersangka, tentu nanti penyidik akan secara maraton melakukan penggeledahan, karena sudah ada beberapa titik lokasi yang sudah dipasangi KPK line yang tentunya itu butuh nanti untuk dilakukan penggeledahan oleh penyidik," ungkap Jubir KPK Budi Prasetyo kepada wartawan di gedung KPK, Jakarta Selatan, Selasa (14/4/2026).
Penyidikan ini juga termasuk melakukan permintaan keterangan secara berkala kepada para saksi. Hal ini dilakukan guna memperdalam sekaligus mengonfirmasi temuan dalam pemeriksaan awal pihak-pihak yang telah ditetapkan sebagai tersangka.
"Termasuk juga permintaan keterangan para saksi ya baik untuk memberikan keterangan tambahan ya dari pemeriksaan awal yang sudah dilakukan dalam 1x24 jam ataupun nanti secara bertahap untuk mengkonfirmasi temuan-temuan dalam rangkaian penggeledahan," kata budi.
"Tentu itu juga butuh dikonfirmasi, dijelaskan oleh para saksi. Termasuk nanti secara paralel pemeriksaan kepada para saksi juga dibutuhkan pemeriksaan kepada para tersangka sehingga informasi dan keterangan yang dimiliki oleh penyidik menjadi lengkap, menjadi utuh untuk kemudian nanti siap untuk tahap dua," imbuhnya.
(kuf/isa)





