Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

tvonenews.com
8 jam lalu
Cover Berita

tvOnenews.com - Di tengah melonjaknya transaksi digital, perlindungan data menjadi isu krusial yang tidak bisa ditawar. 

Setiap detik, jutaan data kartu pembayaran diproses di berbagai sistem, mulai dari e-commerce hingga layanan keuangan. 

Tanpa tolok ukur teknis yang jelas, risiko kebocoran data dan serangan siber dapat meningkat drastis, mengancam kepercayaan publik terhadap sistem digital.

Standar keamanan seperti PCI DSS (Payment Card Industry Data Security Standard) hadir sebagai jawaban atas kebutuhan tersebut. 

Standar ini dirancang untuk memastikan bahwa organisasi yang menyimpan, memproses, atau mentransmisikan data sensitif memiliki kontrol keamanan yang ketat. 

Melansir dari berbagai sumber, dalam praktiknya, PCI DSS menjadi acuan global yang digunakan oleh perusahaan di berbagai negara untuk melindungi data akun pembayaran dari ancaman siber.

Menurut laporan global industri keamanan siber, lebih dari 60% insiden kebocoran data melibatkan informasi pembayaran. 

Hal ini menunjukkan bahwa tanpa penerapan standar keamanan yang terukur, organisasi akan sangat rentan terhadap serangan. 

Di negara maju seperti Amerika Serikat dan Inggris, penerapan PCI DSS bahkan menjadi kewajiban bagi perusahaan yang terhubung dengan jaringan kartu pembayaran seperti Visa dan Mastercard.

Indonesia Super Corridor (ISC) mengumumkan keberhasilannya memperoleh sertifikasi PCI DSS untuk fasilitas Data Center Tier IV yang berlokasi di ISC Tower, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan. Pencapaian ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan standar operasional, khususnya dalam aspek keamanan data transaksi digital.

Sertifikasi tersebut diperoleh melalui proses assessment oleh Qualified Security Assessor (QSA), dengan mengacu pada standar yang dikembangkan oleh PCI Security Standards Council. 

Standar ini berfungsi sebagai tolok ukur teknis dalam melindungi data akun pembayaran serta mengatur kontrol keamanan bagi organisasi yang menangani data sensitif.

Kepatuhan terhadap standar ini merupakan bagian penting dari tata kelola perusahaan dan memelihara seluruh persyaratan PCI DSS yang berlaku. Perlindungan data merupakan aspek esensial dalam tata kelola fasilitas. 

Penerapan PCI DSS tidak hanya soal kepatuhan, tetapi juga berkaitan langsung dengan kepercayaan pengguna. Dalam ekosistem digital, satu insiden kebocoran data dapat berdampak luas, mulai dari kerugian finansial hingga reputasi perusahaan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dewan Pers Gelar Diskusi Kasus Magdalene.id, SMSI Dorong Penguatan Mekanisme Sengketa Jurnalistik
• 11 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Komplotan Maling Motor Bersenpi Nekat Beraksi di RS, Korban Sempat Ditodong Pistol
• 9 jam laluliputan6.com
thumb
Deal! Potret Bahlil Amankan Pasokan Minyak dan LPG dari Rusia
• 11 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Pengusaha Bus Tahan Pembelian Unit Baru di Semester I 2026, Ini Alasannya
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Kasus Suap Bea Cukai, KPK Sita 6 Barang Milik Faisal Assegaf
• 11 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.