Usut Kasus Gatut Sunu, KPK Buka Peluang Periksa Pejabat Forkopimda Tulungagung

jpnn.com
6 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, TULUNGAGUNG - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mendalami aliran dana hasil dugaan pemerasan yang dilakukan Bupati nonaktif Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo.

Penyidik kini menelusuri kemungkinan adanya uang hasil kejahatan tersebut yang mengalir ke jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setempat.

BACA JUGA: Bupati Tulungagung Gatut Sunu Targetkan Dapat Rp 5 M dari Pemerasan Anak Buah, Sontoloyo

Ia menjelaskan penyidik berupaya menelusuri sumber dana yang disetorkan para kepala OPD kepada tersangka, apakah berasal dari dana pribadi, pinjaman, atau terkait praktik pengkondisian proyek pengadaan barang dan jasa.

Menurut dia, pengembangan perkara diperlukan untuk memastikan pihak-pihak yang terlibat, mengingat pada tahap awal penindakan KPK memiliki keterbatasan waktu dalam konstruksi perkara.

BACA JUGA: Bupati Tulungagung Gatot Sunu Wibowo Dijerat KPK Pasal Pemerasan

“Setelah proses awal, tentu akan kami dalami secara lebih efektif dan menyeluruh,” ujarnya.

Selain kepala OPD, KPK juga membuka kemungkinan memeriksa jajaran Forkopimda Tulungagung terkait dugaan aliran dana, termasuk yang disebut digunakan untuk pemberian tunjangan hari raya (THR).

BACA JUGA: Bupati Tulungagung Pakai Uang Pemerasan Untuk THR Pejabat Sangat Penting

“Kami akan menelusuri penggunaan dana tersebut, termasuk untuk kebutuhan THR Forkopimda. Jika diperlukan, pemanggilan akan dilakukan,” kata Budi.

Dalam perkara ini, KPK telah menetapkan dua tersangka, yakni Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo dan ajudannya Yoga Dwi Ambal.

Sebelumnya, KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, pada Jumat (10/4) terkait dugaan pemerasan dan korupsi.

Gatut ditangkap bersama belasan pejabat lainnya karena diduga menerima suap/setoran dari Kepala OPD serta mengatur pemenang lelang proyek.(antara/jpnn)

Video Terpopuler Hari ini:


Redaktur & Reporter : Budianto Hutahaean


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO
• 6 jam lalutvonenews.com
thumb
Negosiasi AS-Iran yang Dijembatani Pakistan Deadlock
• 22 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Piala Dunia 2026 Bisa Hasilkan 9 Juta Ton CO2, Rekor Emisi Tertinggi Olahraga
• 20 jam lalukatadata.co.id
thumb
Harga Emas Antam Melonjak Hari Ini (14/4), Tembus Rp2.863.000 per Gram
• 21 jam lalubisnis.com
thumb
Polandia Ajak Negara Middle Power Bersatu Jaga Hukum Internasional
• 10 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.