Wali Kota Sachrudin Luncurkan Gerakan Sadar BPJS Ketenagakerjaan Bagi Tokoh Agama

jpnn.com
4 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, TANGERANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus berupaya memperkuat perlindungan jaminan sosial bagi masyarakat, khususnya bagi para pekerja sektor informal.

Bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan Kota Tangerang, Pemkot resmi meluncurkan Gerakan Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi pekerja di bidang keagamaan dan lingkungan.

BACA JUGA: Haryanto: Harapan Kami Seluruh PPPK Paruh Waktu Dapat Jaminan Sosial

Peluncuran program ini dipusatkan di Masjid Raya Al-A’zhom pada Selasa (14/4). Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan wujud kehadiran negara dalam melindungi warganya dari berbagai risiko pekerjaan.

“Setiap pekerjaan memiliki risiko, di situlah negara harus hadir memberikan perlindungan. Kita ingin para marbot, guru ngaji, pengurus RT/RW, hingga petugas keamanan dan kebersihan lingkungan dapat bekerja dengan rasa aman dan tenang,” ujar Sachrudin dalam sambutannya.

BACA JUGA: Menegakkan Keadilan Sosial Lewat Jaminan Sosial

Menurutnya, para pekerja sosial tersebut memiliki peran penting sebagai garda terdepan pelayanan masyarakat, sehingga sudah sepatutnya mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

Sebagai bentuk keseriusan, Pemkot Tangerang terus memperkuat dukungan melalui peningkatan insentif bagi RT/RW, guru ngaji, amil, marbot, serta kader Posyandu. Selain itu, dana hibah juga telah disalurkan kepada 108 lembaga keagamaan guna memperkuat pembinaan umat dan ketahanan sosial masyarakat.

BACA JUGA: Gandeng KSPSI, BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Kepatuhan dan Literasi Jaminan Sosial

Sachrudin, juga menginstruksikan seluruh jajaran kewilayahan untuk memastikan program ini berjalan optimal.

“Saya minta lurah dan camat bergerak aktif hingga tingkat RT. Pastikan para pekerja sosial, mulai dari amil jenazah hingga petugas lingkungan, benar-benar terdaftar dan mendapatkan perlindungan,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Kanwil Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Provinsi Banten, Ilyas AM, mengungkapkan, potensi kepesertaan di Kota Tangerang masih sangat besar.

“Terdapat hampir 900 ribu pekerja yang memenuhi kriteria, namun baru sekitar 48 persen yang terdaftar. Ini menjadi peluang sekaligus tantangan yang harus kita jawab bersama,” jelasnya.

Ia optimistis, melalui kolaborasi yang kuat bersama Pemkot Tangerang, cakupan kepesertaan akan terus meningkat sehingga semakin banyak pekerja yang terlindungi.

“Kami ingin Kota Tangerang menjadi kota yang tidak hanya maju pembangunannya, tetapi juga kuat dalam melindungi setiap warganya,” pungkasnya.

Adapun sepanjang tahun 2025, BPJS Ketenagakerjaan Kota Tangerang telah membayarkan lebih dari Rp1,2 triliun untuk 69.595 klaim, sebagai bukti nyata manfaat program jaminan sosial ketenagakerjaan bagi masyarakat.(ray/jpnn)


Redaktur & Reporter : Budianto Hutahaean


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kemendag Alihkan Sumber Bahan Baku Plastik ke AS dan Afrika Imbas Konflik Timur Tengah
• 18 jam laluidxchannel.com
thumb
Narkotika Gunawangsa, Penasihat Hukum: Tak Ada Unsur Kepemilikan pada Terdakwa
• 20 jam lalurealita.co
thumb
Atletico Vs Barca: Kartu Merah Bikin Barca Gagal Bangkit di Markas Atletico
• 1 jam lalumedcom.id
thumb
Ditanya soal Penanganan Kasus Pelecehan Seksual FH UI, Rektor UI: Kita Lawan
• 17 menit lalutvonenews.com
thumb
Glowing Tanpa Lebai, Teknik Baby Glow dari Swiss Ini Lagi Tren di Indonesia
• 2 menit lalutabloidbintang.com
Berhasil disimpan.